Jakarta, VIVA – Persaingan industri otomotif Indonesia dan Thailand semakin menarik perhatian. Perubahan peta pasar mobil listrik hingga ambisi Thailand mempertahankan posisi sebagai pusat produksi kendaraan di ASEAN menjadi tiga artikel terpopuler.
1. Toyota Mau Dibajak Indonesia, Thailand Panik Mau Ubah Pajak Mobil
- Toyota Europe Newsroom
Indonesia semakin diperhitungkan sebagai pesaing Thailand dalam industri otomotif kawasan Asia Tenggara. Pertumbuhan investasi, peningkatan produksi kendaraan, serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik membuat posisi Indonesia semakin dekat dengan Thailand sebagai basis produksi otomotif regional.
Kondisi tersebut mendorong Thailand mempertimbangkan perubahan kebijakan perpajakan kendaraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan daya saing industri otomotif dan mencegah produsen mengalihkan investasi ke negara lain, termasuk Indonesia. Baca selengkapnya.
2. BYD Atto 1 Rebut Takhta Jaecoo J5
- VIVA/Yunisa Herawati
Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin sengit setelah BYD Atto 1 berhasil merebut posisi teratas dari Jaecoo J5. Pencapaian tersebut menunjukkan perubahan cepat dalam persaingan pasar EV, terutama di segmen kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.
BYD Atto 1 menjadi salah satu model yang menarik perhatian karena menawarkan kombinasi harga, ukuran kompak, dan teknologi elektrifikasi. Sementara itu, persaingan dengan Jaecoo J5 menunjukkan bahwa dominasi di pasar mobil listrik Indonesia dapat berubah dengan cepat seiring hadirnya model-model baru. Baca selengkapnya.
3. Thailand Kejar Status Raja Mobil ASEAN, Modalnya Rp739 Triliun
- Theautochannel
Thailand terus berupaya mempertahankan statusnya sebagai salah satu pusat industri otomotif terbesar di ASEAN. Pemerintah negara tersebut menyiapkan investasi dalam jumlah besar untuk memperkuat industri kendaraan, termasuk menghadapi perubahan menuju kendaraan listrik.
Nilai investasi yang disiapkan mencapai sekitar Rp739 triliun. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem otomotif, menarik investasi baru, serta menjaga posisi Thailand di tengah persaingan dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Baca selengkapnya.





