EtIndonesia.com Komando Udara NATO mengonfirmasi bahwa dua jet tempur F-18 Spanyol yang sedang menjalankan misi penguatan pertahanan udara lepas landas dalam keadaan darurat pada 16 Agustus dini hari. Pesawat itu menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udara Rumania.
Drone itu memasuki wilayah udara Rumania dari arah negara tetangga, Moldova, sekitar pukul 04.44 pada 16 Agustus. Drone itu berada sekitar 24 kilometer dari kota Galați, di bagian tenggara Rumania. Setelah mendapat izin untuk melepaskan tembakan, jet F-18 menembak jatuh drone tersebut pada pukul 05.01.
Ini merupakan drone penyusup keempat yang ditembak jatuh di Rumania sepanjang tahun ini. Pada Juli lalu, jet tempur F-16 Rumania juga menembak jatuh tiga drone yang melanggar wilayah udara negara itu.
NATO mengatakan drone yang ditembak diduga dibuat oleh Rusia. Puing-puing drone jatuh di wilayah kosong di antara dua desa dan tidak menyebabkan korban tambahan.
NATO juga telah mengubah misi pertahanannya dari “pengawasan udara” (air policing) menjadi “pertahanan udara” (air defense), sehingga pasukan dapat merespons berbagai jenis ancaman dengan lebih fleksibel.
Rumania berbatasan langsung dengan Ukraina. Sejak pecahnya perang Rusia-Ukraina, Rumania telah beberapa kali melaporkan adanya drone yang memasuki wilayah udaranya. Hal ini juga menunjukkan bahwa dampak perang Rusia-Ukraina terhadap keamanan negara-negara NATO terus meluas.
Laporan NTD, dirangkum oleh reporter Zheng Shengxun.





