Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade menegaskan, Komisi VI DPR RI akan mengawal secara serius penyelesaian persoalan konsumen perumahan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), termasuk persoalan yang berkaitan dengan proyek LRT City.
Komitmen tersebut ditegaskan Andre setelah pimpinan Komisi VI DPR RI mendatangkan dan menggelar pertemuan dengan Danantara Asset Management (DAM), PT Adhi Commuter Properti Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Selasa (18/8).
Pembangunan apartemen LRT City tengah didera masalah besar akibat mangkraknya proyek fisik serta penundaan serah terima yang merugikan lebih dari 2.400 konsumen di lokasi Ciracas, Tebet, dan Cibubur.
Selain itu, proyek LRT City Bekasi Eastern Green menghadapi hambatan pemecahan sertifikat akibat krisis likuiditas pengembang yang baru ditargetkan selesai pada 2034.
Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto. Dari pihak Danantara Asset Management hadir Managing Director Business 3 PT DAM Febriany Eddy. Sementara itu, PT Adhi Commuter Properti Tbk diwakili Direktur Utama Indra Syahruzza Nasution dan PT Adhi Karya diwakili Direktur Utama Moeharmein Zein Chaniago.
Andre mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari aspirasi konsumen yang disampaikan kepada pimpinan Komisi VI DPR RI pada Selasa (11/8).
“Kita sudah mendatangkan manajemen untuk menyelesaikan. Baik Adhi Karya maupun Adhi Commuter Properti. Semua berkomitmen menyelesaikan masalah ini,” kata Andre yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.
Menurut Andre, Komisi VI tidak ingin persoalan yang dialami konsumen berlarut-larut tanpa kepastian. Karena itu, seluruh pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab harus duduk bersama untuk mencari solusi konkret.
“Kita ingin persoalan ini benar-benar diselesaikan. Konsumen sudah menyampaikan aspirasi kepada kami dan tentu kita tidak ingin berhenti hanya pada pertemuan. Harus ada tindak lanjut dan kepastian penyelesaian,” ujar Andre.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, Komisi VI akan terus mengawal proses tersebut. Terlebih, persoalan ini menyangkut kepentingan masyarakat yang telah mengeluarkan uang untuk mendapatkan hunian, namun masih menghadapi persoalan pembangunan maupun kepastian penyelesaian dan serah terima.
“Komisi VI akan terus mengawal. Kami akan lihat progresnya dan memastikan komitmen yang disampaikan dalam pertemuan ini benar-benar dijalankan,” tegas Andre.
Andre menambahkan, penyelesaian persoalan LRT City membutuhkan komitmen bersama antara manajemen perusahaan dan Danantara Asset Management. Komisi VI DPR RI, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan langkah penyelesaian berjalan sesuai dengan yang telah disepakati.
“Kami berharap setelah pertemuan ini ada langkah konkret. Jangan sampai konsumen terus menunggu tanpa kepastian. Ini yang menjadi perhatian kami,” katanya.
Sedangkan Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menegaskan pihaknya siap mengawal penyelesaian persoalan yang disampaikan konsumen. Anggia mengatakan, Komisi VI DPR RI memiliki komitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan mitra kerja komisi tersebut.
Menurut Anggia, pertemuan dengan Danantara Asset Management, PT Adhi Commuter Properti, dan PT Adhi Karya menjadi langkah penting karena seluruh pihak terkait dapat membicarakan persoalan secara langsung.
“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik. Jangan berhenti pada komitmen, tetapi harus ada tindak lanjut dan penyelesaian yang jelas,” ujarnya.
Managing Director Business 3 PT Danantara Asset Management Febriany Eddy menyampaikan komitmen DAM untuk ikut mendorong penyelesaian persoalan LRT City.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama mencari penyelesaian terbaik. Masukan dari konsumen menjadi bagian penting yang akan kami tindak lanjuti bersama manajemen,” kata Febriany.
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk Indra Syahruzza Nasution mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Komisi VI DPR RI dan Danantara Asset Management.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti persoalan yang disampaikan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami tentu berharap ada solusi yang memberikan kepastian bagi konsumen,” ujar Indra.
Direktur Utama PT Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago juga menyatakan kesiapan perusahaan untuk bersinergi dengan ADCP dan Danantara Asset Management dalam menyelesaikan persoalan LRT City.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mencari solusi terbaik dan menyelesaikan persoalan yang ada. Komitmen ini akan kami tindak lanjuti bersama,” kata Moeharmein.
Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut konkret Komisi VI DPR RI setelah menerima aspirasi konsumen pada 11 Agustus 2026. Komisi VI menegaskan pengawasan akan terus dilakukan hingga terdapat perkembangan nyata dan kepastian penyelesaian terhadap persoalan yang dihadapi konsumen.





