Harga tersebut merupakan harga drive-away, sehingga sudah mencakup biaya-biaya terkait kendaraan di Australia. Sementara itu, di Indonesia Super-ONE dipasarkan dengan harga Rp438 juta (on the road Jakarta).
Dengan demikian, secara nominal harga Honda Super-ONE di Australia sedikit lebih mahal dibandingkan harga di Indonesia. Namun perlu diingat bahwasanya penetapan harga ditentukan oleh berbagai aspek, mulai dari skema pajak sampai nilai tukar mata uang.
Di Australia, Honda Australia menetapkan harga A$36.900 untuk varian standar. Konsumen juga dapat memilih kelir bodi dua warna dengan tambahan A$500, sehingga harganya menjadi A$37.400 atau sekitar Rp471 jutaan. Harga tersebut lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sempat bocor mendekati A$40.000.
Honda Australia menyebut hanya sekitar 130 unit Honda Super-ONE yang akan tersedia untuk pasar Australia hingga akhir 2026. Pemesanan dibuka pada 4 Agustus 2026 pukul 12.00 waktu setempat, sedangkan pengiriman unit pertama ke diler dijadwalkan mulai 1 Oktober 2026. Pasokan yang lebih besar baru diperkirakan tersedia pada 2027. Baca Juga:
Simak Estimasi Pajak Tahunan BYD M6 DM 2026
Menariknya, jumlah minat terhadap Honda Super-ONE di Australia telah mencapai lebih dari 6.500 orang sebelum harga resminya diumumkan. Jumlah tersebut bahkan disebut melampaui minat terhadap Honda Civic Type R. Dimensi Honda Super-ONE Honda Super-ONE mengusung format mobil listrik berukuran mungil dengan kapasitas empat penumpang. Mobil ini memiliki panjang 3.599 mm dan lebar 1.573 mm, yang mencerminkan karakter kendaraan kecil Jepang atau Kei car.
Jika dibandingkan dengan BYD Atto 1, Honda Super-ONE memiliki dimensi 391 mm lebih pendek dan 147 mm lebih sempit. Namun tinggi bodinya 18 mm lebih tinggi, sedangkan jarak sumbu rodanya 16 mm lebih panjang.
Di Australia, karakter kompak tersebut membuat Super-ONE menjadi salah satu mobil baru dengan dimensi paling kecil yang tersedia di pasar. Ukurannya kurang lebih sekelas mobil kota seperti Kia Picanto, tetapi dengan bodi yang lebih ramping. Performa Honda Super-ONE Untuk pasar Australia, Super-ONE dibekali motor listrik depan dengan tenaga maksimum 47 kW dan torsi 162 Nm. Konfigurasi tersebut membuat akselerasi 0–100 km per jam ditempuh dalam waktu sekitar 14,5 detik. Baca Juga:
Pemprov DKI Siapkan Aturan Baru Kendaraan Listrik, Bakal Kena Pajak?
Meski output standarnya relatif kecil, Super-ONE memiliki karakter berkendara yang berbeda melalui fitur Boost Mode. Dalam mode tersebut, tenaga motor dapat meningkat hingga 70 kW dan dilengkapi simulasi perpindahan tujuh percepatan.
Sementara untuk pasar Indonesia, Honda mencantumkan motor listrik dengan tenaga maksimum 70 kW atau sekitar 95 PS, baterai 29,6 kWh, serta jarak tempuh hingga 252 km berdasarkan metode NEDC. Model ini juga dilengkapi lima mode berkendara, termasuk Sport dan Boost.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





