Alasan Pedagang Arab dan Persia Makin Aktif Sebarkan Islam di Nusantara Abad ke-12

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pedagang Muslim dari Arab dan Persia pada awalnya lebih banyak beraktivitas dalam perdagangan di Nusantara. Namun, memasuki penghujung abad ke-12, aktivitas mereka mulai berkembang. Selain berdagang, mereka semakin aktif menyebarkan Islam sekaligus membangun hubungan religio-kultural yang kelak mempererat keterkaitan antara Nusantara dan Timur Tengah.

Menurut buku Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII-VXIII yang ditulis Prof. Azyumardi Azra, kebangkitan beberapa kerajaan Muslim di Nusantara sejak abad ke-13 menciptakan momentum baru bagi hubungan politik dan agama antara Timur Tengah dengan Nusantara.

Baca Juga
  • Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Perkuat Produksi Lombok Timur dengan Dukungan Rp 55,6 Miliar
  • Dedi Mulyadi Tunaikan Janji, Pembangunan Underpass di Kota Cimahi Dimulai
  • Tabungan 1.000 Hari Dividen Seumur Hidup, Masa Depan Indonesia Bergantung pada Gizi Ibu dan Anak

Dalam catatan sejarah, Muslim telah sampai ke Nusantara dan China sekitar abad ke-7. Seiring berjalannya waktu, semakin meningkatnya kehadiran para penyiar agama Islam, khususnya yang berasal dari Arab, yang menyebarkan Islam kepada penduduk pribumi Nusantara.

Perkembangan di akhir abad ke-12 ini menunjukkan kontras dengan fenomena sebelumnya. Pada masa sebelumnya Muslim Arab dan Persia memusatkan kegiatan mereka pada perdagangan, sebaliknya sejak menjelang akhir abad ke-12 mereka mulai memberikan perhatian khusus pada usaha-usaha penyebaran Islam di Nusantara.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pergeseran-pergeseran dalam kegiatan-kegiatan ini tidak hanya disebabkan perubahan-perubahan politik agama di Timur Tengah sendiri, tetapi juga oleh kemerosotan perdagangan di Nusantara sebagai akibat kemunduran kekuasaan Sriwijaya, khususnya sejak menjelang akhir abad ke-12. Selain itu, kemunduran Sriwijaya, di samping disebabkan faktor-faktor internal, juga berkaitan dengan kebangkitan kerajaan-kerajaan baru di Jawa, seperti Kerajaan Kediri.

Terlepas dari faktor-faktor penyebabnya, dampak kemunduran Sriwijaya terhadap perdagangan di Nusantara sangat besar. Dalam upaya meningkatkan kembali pendapatan negara yang terus merosot, para penguasa Sriwijaya menempuh kebijakan ekonomi dan perdagangan yang monopolistik, mengenakan bea yang besar terhadap kapal-kapal asing, dan memaksa para pedagang asing membayar denda yang berat jika mereka berusaha berdagang di pelabuhan-pelabuhan lain di Nusantara. Sebagai konsekuensinya, para pedagang asing, khususnya pedagang-pedagang Muslim Arab dan Persia, kini menghadapi kesulitan dan gangguan berat dalam perdagangan mereka.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PN Jaksel Gelar Tiga Praperadilan Sekaligus, Ada Roy Suryo hingga Febrie
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
TNI AL Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KRI Bung Hatta-370
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi V Rapat Bareng Menhub-BMKG Bahas Marak Laka Kapal: Manifes Bermasalah
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Doa agar Terlindungi dari Gempa dan Bencana Alam
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Willy Aditya Buka Peluang Pembentukan Badan Khusus Penanganan TPPO
• 22 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.