KPK Periksa Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi Rp 21,5 Miliar

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemeriksaan Korupsi (KPK) kembali memeriksa eks Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhamad Haniv, sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi, pada Rabu (19/8/2026).

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Rabu.

Meski demikian, Budi belum mengungkapkan materi yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan hari ini.

Dia juga belum memastikan apakah Haniv yang berstatus tersangka dalam perkara ini akan ditahan atau tidak.

Baca juga: KPK Sebut Bebizie Akan Kembalikan Uang yang Diduga Diterima dari PT BKS

Sebelumnya, KPK menetapkan Muhamad Haniv sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi pada 12 Februari 2025.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, Haniv disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Sejak tahun 2011, Haniv menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Provinsi Banten.

Lalu, pada tahun 2015-2018, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus.

Asep mengatakan, anak Haniv memiliki latar belakang pendidikan mode bernama Feby Paramita dan sejak 2015 mempunyai usaha fashion brand untuk pakaian pria bernama FH POUR HOMME by FEBY HANIV yang berlokasi di Victoria Residence, Karawaci.

"Selama menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, tersangka HNV diduga telah melakukan perbuatan yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban tugasnya dengan menggunakan pengaruh dan koneksinya untuk kepentingan dirinya dan usaha anaknya," ujar dia.

Baca juga: KPK Periksa Muhamad Haniv Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi Fashion Show Anak

Pada 5 Desember 2016, Haniv disebut mengirimkan surat elektronik atau e-mail kepada Yul Dirga (Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing 3) berisi permintaan untuk dicarikan sponsorship fashion show FH POUR HOMME by FEBY HANIV yang akan dilaksanakan pada 13 Desember 2016.

"Permintaan ditujukan untuk ‘2 atau 3 perusahaan yang kenal dekat saja’ dan pada bujet proposal tertera nomor rekening BRI dan nomor ponsel atas nama FEBY PARAMITA dengan permintaan sejumlah Rp 150.000.000," tutur dia.

Atas e-mail permintaan tersebut, terdapat transfer masuk ke rekening BRI milik Feby Paramita, yang diidentifikasi terkait dengan pemberian gratifikasi yang berasal dari wajib pajak Kantor Wilayah Pajak Jakarta Khusus maupun dari pegawai KPP Penanaman Modal Asing 3 sebesar Rp 300.000.000.

Sepanjang tahun 2016-2017, keseluruhan dana masuk ke rekening BRI milik Feby Paramita berkaitan dengan pelaksanaan seluruh fashion show FH POUR HOMME by FEBY HANIV yang berasal dari perusahaan ataupun perorangan yang menjadi wajib pajak dari Kantor Wilayah Pajak Jakarta Khusus adalah sebesar Rp 387.000.000.

Baca juga: KPK Akan Panggil Anak Eks Pejabat Pajak Muhamad Haniv Terkait Kasus Gratifikasi Fashion Show

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara dana yang masuk untuk acara tersebut yang berasal dari perusahaan ataupun perorangan yang bukan wajib pajak Kantor Wilayah Pajak Jakarta Khusus adalah sebesar Rp 417.000.000.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jerit Warga Manggarai Timur 5 Hari Belum Dapat Bantuan: Kami Sudah Tak Berdaya
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Curhat Jay Herdman Setelah Lakoni Debut di Bali United Lawan Persib: Senang tapi Campur Kecewa karena Blunder
• 11 jam lalubola.com
thumb
Polsek Asologaima Diberondong Tembakan, Aparat Temukan 10 Selongsong Kaliber 5,56 M
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Nenek 62 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Gunung Sindur Bogor
• 9 jam laludetik.com
thumb
Respons Warga, Pedagang Hingga Ojol soal Demo Mahasiswa di Bundaran HI
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.