DDMF Tak Pakai APBN, Danantara Disiapkan Biayai Mobil Nasional hingga Giant Sea Wall

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah memastikan pembentukan Danantara Development Management Fund (DDMF) tidak akan menambah beban APBN. Instrumen baru di bawah Danantara tersebut disiapkan untuk membiayai proyek-proyek strategis jangka panjang yang sulit dibiayai melalui skema investasi komersial jangka pendek.

Pelaksana Tugas (Plt.)/Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto mengatakan, DDMF merupakan bagian dari Danantara yang diarahkan untuk mengembangkan proyek berskala besar dan memiliki dampak strategis bagi perekonomian nasional.

“Development Management Fund kan ini kan suatu dari Danantara yang akan digunakan untuk melakukan proyek-proyek besar. Seperti misalnya mobil listrik nasional yang menurut informasi akan diluncurkan tahun 2028,” ujar Ferry kepada Kontan dalam agenda konferensi pers bersama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI di Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Ferry menegaskan, DDMF tidak akan menggunakan dana APBN sebagai modal awal. Danantara nantinya dapat menggunakan berbagai skema pembiayaan inovatif untuk menjalankan proyek yang masuk dalam portofolionya.

“Karena itu merupakan bagian dari Danantara, maka itu akan dilakukan oleh Danantara itu sendiri. Mereka juga bisa melakukan pembiayaan inovatif seperti blended finance, tapi tidak akan, setahu saya tidak akan menggunakan dana dari APBN,” jelasnya.

Skema tersebut menjadi penting karena sejumlah proyek yang dibidik pemerintah membutuhkan investasi besar dan waktu panjang sebelum memberikan manfaat ekonomi. Salah satunya pengembangan mobil nasional yang ditargetkan mulai diproduksi secara massal pada akhir 2028.

Selain mobil nasional, DDMF juga berpotensi digunakan untuk mendukung proyek Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa (Pantura). Proyek tanggul laut raksasa tersebut dipandang sebagai proyek strategis untuk menghadapi ancaman kenaikan permukaan laut dan melindungi kawasan pesisir yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi nasional.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memperkenalkan DDMF dalam pidato penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di DPR RI. Prabowo menekankan bahwa instrumen tersebut dibuat untuk memastikan proyek strategis jangka panjang tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran negara.

“DDMF adalah instrumen yang menyiapkan, mengembangkan, dan membiayai proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia, tetapi belum dapat dibiayai dengan investasi komersial jangka pendek. Dan juga yang kita hindari harus dibiayai dari APBN,” jelas Prabowo, Jumat (14/8/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab: 253 Ton Logistik Sudah Terkirim ke NTT hingga Hari Kelima
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Fakta Makan Larut Malam yang Disebut Bikin Berat Badan Naik
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tag Parkir Picu Ribut, Ahli Ungkap Aturan yang Benar
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Aktor Hong Minki Dirumorkan Lakukan Kekerasan ke Pacarnya, Begini Respon Agensi
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Polisi evakuasi mahasiswa yang pingsan saat unjuk rasa di Jakarta
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.