Media Sosial Jadul yang Paling Dikangenin teman kumparan, Apa Saja?

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Nggak bisa dipungkiri, media sosial telah menjadi salah satu platform yang paling sering dibuka sejak kehadiran internet. Namun, beberapa media sosial lawas yang dulu sempat populer dan disenangi pengguna kini telah kehilangan pamornya, bahkan sebagian sudah berhenti beroperasi.

Padahal, sejumlah platform tersebut sempat menjadi wadah untuk mengisi waktu luang dengan berbagai konten dan fitur menarik. Dari masing-masing medsos tersebut juga banyak cerita dan kesan tersendiri yang bikin mantan penggunanya rindu untuk kembali memainkannya.

Nah, perasaan serupa nyatanya juga dialami oleh sejumlah teman kumparan. Kira-kira, apa saja platform media sosial jadul yang dulu sukses menghibur dan kini paling dikangenin sama mereka? Yuk, simak cerita lengkapnya berikut ini.

Platform Media Sosial Jadul yang Paling Dikangenin teman kumparan

teman kumparan Zahratul Hidayah (32) mengaku cukup kangen dengan euforia menggunakan Friendster. “Dulu tuh seru banget, hampir semua orang punya. Bisa lihat-lihat profil teman, kasih testimonial, terus sibuk sendiri ngurusin tampilan profil biar kelihatan keren,” katanya.

Namun, popularitas Friendster perlahan meredup seiring perubahan zaman. Menurut Zahratul, banyak pengguna akhirnya beralih karena kemunculan berbagai media sosial baru dengan fitur yang lebih beragam.

Nah, kalau Friendster beroperasi kembali, Zahratul mengaku dengan senang hati akan menggunakannya untuk bernostalgia. “Kalau tiba-tiba rame lagi, kayaknya bakal lucu juga lihat orang-orang balik sibuk bikin profil Friendster,” tuturnya.

Sementara itu, teman kumparan Suci Anggina (22) mengaku kangen dengan Facebook. Ia merindukan berbagai aktivitas yang dulu sering dilakukan di platform tersebut, mulai dari update status, mengunggah foto, melihat postingan teman, hingga bermain game bersama.

Menurut Suci, Facebook akhirnya mulai ditinggalkan karena bermunculan media sosial baru yang lebih mengikuti tren anak muda. Kondisi tersebut membuat banyak pengguna, termasuk anak muda, perlahan beralih ke platform lainnya.

Di sisi lain, Suci mengaku ingin media sosial milik Mark Zuckerberg ini kembali ramai digunakan seperti dulu. Ia rindu dengan konsep Facebook yang lebih berfokus pada interaksi dengan orang terdekat, bukan sekadar mengejar konten viral seperti sekarang.

Hal senada juga diungkapkan teman kumparan Dini Gusfika Basta (42). Ia menyebut Facebook sebagai salah satu media sosial yang paling dirindukannya. Menurutnya, Facebook nggak cuma menjadi sarana hiburan, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat.

Salah satunya adalah kemudahan untuk kembali menyapa teman-teman lama maupun berkomunikasi dengan teman yang sempat kehilangan kontak.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tawaran Rp2,3 Triliun Liverpool untuk Bradley Barcola Terkonfirmasi saat PSG Menepikan Mbaye
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Kondisi Terkini 1.600 Pengungsi di Stadion Gelora Samador
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Surutnya Mahakam, Salah Satu Sungai Terpanjang di Kalimantan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Ketiga Pascagempa Magnitudo 7,7 di NTT, Gempa Susulan Mencapai 1.576 Kali
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Video: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.