REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Indonesia terus menunjukkan performa positif pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan tunggal putra Alwi Farhan berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar, Rabu (19/8/2026).
Sabar/Reza yang menjadi unggulan kesembilan harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas pasangan Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai. Mereka menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 22-20, 14-21, 21-15.
Baca Juga
Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026, Akui Sempat Panik Hadapi Jason Teh
Amri/Nita Jadi Wakil Pertama Indonesia Lolos ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
13 Wakil Indonesia Berjuang di Babak 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 Hari Ini
Reza mengaku bersyukur bisa melewati pertandingan perdana tersebut dengan kemenangan. Namun, ia menilai penampilannya bersama Sabar masih belum maksimal karena mereka membutuhkan waktu untuk menemukan ritme dan strategi menghadapi lawan.
"Alhamdulillah bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini. Tadi dari saya banyak belum dapat sentuhannya, banyak mati sendiri karena masih agak mencari-cari ritme dan strategi yang pas dengan pola permainan mereka," kata Reza.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Reza, pertandingan perdana tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mereka belum pernah berhadapan dengan pasangan Hong Kong. Hung/Lui juga langsung memberikan tekanan sejak awal sehingga membuat Sabar/Reza sempat kesulitan mengembangkan permainan.
Reza berharap langkah mereka di Kejuaraan Dunia 2026 bisa berlanjut hingga perebutan medali. Namun, ia menyadari persaingan di turnamen tersebut sangat ketat sehingga persiapan harus dilakukan secara maksimal pada setiap pertandingan.
"Harapannya pengen dapat medali, tapi kami sadar lawan di sini nggak gampang juga. Besok kami harus lawan Lee/Yang dari Taipei, pernah menang-kalah juga jadi banyak yang perlu disiapkan untuk besok dan seterusnya," ujarnya.
Sabar menilai kemenangan tersebut bukan karena tekanan yang lebih ringan, melainkan karena mereka perlahan mampu beradaptasi dengan pertandingan. Ia dan Reza terus berusaha menjaga fokus sejak gim pertama hingga gim penentuan.
"Tekanan bermain di Kejuaraan Dunia kali ini nggak ada. Tadi mungkin lebih belum adaptasi banyak saja, ini pertandingan pertama juga jadi belum menemukan sentuhan terbaik. Tadi kami terus berusaha dari gim pertama, kedua sampai ketiga. Alhamdulillah membawa hasil yang baik," kata Sabar.
View this post on Instagram
A post shared by Badminton Indonesia (@badminton.ina)