Drama Keluarga dari Makassar

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT Pusat Karya Kreatif kembali memproduksi film pendek bergenre drama keluarga di Kota Makassar. Produksi film ke-12 bertajuk Kebaikan yang Terlupakan dan Rumah yang Mereka Buang tersebut mulai berlangsung Selasa (18/8/2026) di kawasan The Morizen Summarecon Makassar.

Film ini mengangkat kisah tentang keluarga, pengorbanan, serta kebaikan yang tidak selalu mendapatkan balasan. Cerita berpusat pada seorang tante yang ditelantarkan oleh tiga anaknya hingga kemudian dirawat oleh keponakannya, Sinta.

Sinta digambarkan sebagai sosok yang rela memberikan waktu, tenaga, bahkan hartanya untuk merawat sang tante. Namun, ketika keadaan mulai berubah, hubungan keduanya kembali dihadapkan pada persoalan keluarga yang membuat alur cerita semakin kompleks.

Sutradara film, Agogo, mengatakan cerita tersebut sengaja mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui film ini, penonton diajak memahami pentingnya menghargai kebaikan orang lain serta berbakti kepada orang tua.

“Memang ceritanya ini untuk mengajarkan kita supaya tidak membalas kebaikan orang. Sama jangan durhaka pada orang tua,” ujar Agogo.

Film tersebut menjadi karya ke-12 PT Pusat Karya Kreatif. Dalam setiap produksinya, pemeran tidak selalu menggunakan aktor yang sama. Para talent dipilih secara bergiliran dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cerita.

Menurut Agogo, kekuatan cerita menjadi salah satu fokus utama dalam setiap produksi. Naskah dikembangkan secara internal dengan mengambil referensi dari sejumlah drama China, kemudian dilokalkan dan dikembangkan kembali sesuai konsep yang mereka bangun.

Sebagai film pendek, proses produksinya dilakukan dalam waktu relatif singkat. Satu judul biasanya dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga hingga empat hari. Pengambilan gambar bahkan kerap berlangsung hingga malam atau dini hari untuk mengejar penyelesaian seluruh adegan.

“Kalau kita kejar betul-betul sampai tiga hari saja, biasa sampai subuh kita syuting,” kata Agogo.

PT Pusat Karya Kreatif mulai memproduksi film sekitar dua tahun lalu. Setelah sempat mengalami jeda, kegiatan produksi kembali berjalan. Dalam tiga bulan terakhir, rumah produksi tersebut telah menghasilkan sekitar lima film.

Selain memproduksi film, PT Pusat Karya Kreatif juga tengah menyiapkan Rahabox sebagai platform untuk menayangkan karya-karya mereka. Platform tersebut masih dalam tahap pengembangan dan ditargetkan mulai diperkenalkan pada September 2026.

Rahabox nantinya direncanakan dapat diakses melalui web, Play Store, dan App Store. Sebanyak 12 film yang telah diproduksi PT Pusat Karya Kreatif disiapkan menjadi bagian dari konten yang akan ditayangkan melalui platform tersebut.

Seiring dengan produksi film yang terus berjalan, PT Pusat Karya Kreatif juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas distribusi karya. Sejumlah platform aplikasi lain disebut telah menunjukkan ketertarikan untuk bekerja sama.

Saat ini, Kebaikan yang Terlupakan dan Rumah yang Mereka Buang masih dalam tahap produksi dan penyuntingan. Film tersebut ditargetkan menjadi salah satu karya yang akan hadir bersama film-film produksi PT Pusat Karya Kreatif lainnya melalui Rahabox. (*)

PRISKA JULIATI, MAGANG FAJAR


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer Liga Italia: Juventus Pertimbangkan Emil Audero usai Guglielmo Vicario Resmi Direkrut
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Anak-Anak Korban Gempa NTT Diberikan Trauma Healing di Pengungsian
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Bogor Hornbills: Cesar Camara Tetap Jadi Pelatih Kepala
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peringati Hari Jadi ke-81 Jateng, Ahmad Luthfi Apresiasi Peran Petani, Buruh, Hingga UMKM
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Sampai Ada Aturan Baru, Menko Yusril Sebut PT Timah Boleh Beli Hasil Tambang Masyarakat
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.