PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan lima saham pada Rabu (19/8/2026). Kelima saham tersebut yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR).
Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan mengatakan, suspensi dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi investor.
"Penghentian saham ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi Pra-Pembukaan tanggal 19 Agustus 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut sebagai bentuk perlindungan bagi Investor," ujar Endra dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Dengan suspensi tersebut, perdagangan kelima saham tidak dapat dilakukan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai hingga BEI mengumumkan keputusan lebih lanjut. BEI juga mengimbau investor untuk mencermati setiap informasi dan perkembangan terkait saham-saham tersebut sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca Juga: Soal Keputusan FTSE Russell, Ini Respons BEI
Baca Juga: Diinginkan Haji Isam, tapi BYAN Dapat Status Khusus Ini dari BEI
Baca Juga: Saham Emiten Bakrie (MDIA) Jadi Sorotan BEI, Berstatus HSC hingga Kena Suspensi
Alasan Saham WIKA Disuspensi
Khusus saham WIKA, BEI menghentikan sementara perdagangan menyusul adanya penundaan pembayaran sejumlah kewajiban kepada pemegang obligasi dan sukuk.
Penundaan tersebut mencakup pembayaran bunga ke-18 Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 Seri A, Seri B, dan Seri C. Selain itu, terdapat penundaan pembayaran pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022.
BEEF hingga AGAR Naik Signifikan
Adapun suspensi terhadap saham BEEF, YPAS, DOOH, dan AGAR dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
BEI menghentikan sementara perdagangan saham-saham tersebut untuk memberikan waktu kepada investor dalam mencermati pergerakan harga dan informasi yang tersedia sebelum perdagangan kembali dibuka.
"Suspensi akan berlangsung hingga BEI mengumumkan pencabutan penghentian sementara perdagangan atas masing-masing saham," tutup Endra.





