KUPANG, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menilai koordinasi untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu diperbaiki. Hal ini disampaikan Purbaya setelah mendapat laporan sejumlah daerah di NTT belum menerima bantuan pemerintah.
Sejumlah desa dilaporkan belum mendapat bantuan saat operasi penanganan pascagempa NTT telah memasuki hari keempat, Rabu (19/8/2026).
Jurnalis KompasTV di Kabupaten Manggari Benediktus Aditya melaporkan salah satu desa yang belum mendapat bantuan adalah Kelurahan Pota di Manggarai Timur.
Baca Juga: Seskab Teddy Sebut Pemerintah Kirim 253 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Lantas Purbaya pun meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memanfaatkan jaringan yang tersedia untuk menjangkau masyarakat terdampak secara lebih cepat.
"Jadi kan di sini ada BPBD, saya akan minta mereka koordinasi juga kepada BNPB," kata Purbaya saat berkunjung ke Flores, Rabu (19/8).
"Kayaknya seperti nggak ada koordinasi antara daerah dan pusat untuk penanggulangan bencananya, karena ketika saya di BPBD banyak nggak tahunya."
Purbaya menyatakan informasi mengenai daerah yang belum menerima bantuan akan diteruskan ke BNPB untuk segera ditindaklanjuti.
Menkeu juga memastikan pemerintah memiliki anggaran yang cukup untuk penanganan bencana di NTT. Menurutnya, pemerintah telah menganggarkan Rp5 triliun per tahun untuk penanganan bencana.
"Mereka (BPBD) mesti memanfaatkan jaringan yang ada di daerah sehingga lebih cepat sampai ke daerah yang membutuhkan," kata Purbaya.
Baca Juga: Kemenkes Tambah Kapasitas Rumah Sakit Lapangan di Manggarai NTT, Ada Tempat Khusus Operasi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- purbaya yudhi sadewa
- daerah belum terima bantuan
- menteri keuangan
- anggaran bencana
- gempa ntt
- korban gempa ntt





