Jakarta: Presiden Prabowo Subianto direncanakan meninjau langsung penanganan bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 19 Agustus 2026, Pemerintah pusat saat ini masih mematangkan rencana kunjungan tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut diperlukan persiapan yang matang agar kunjungan Presiden tidak mengganggu proses tanggap darurat yang sedang berlangsung di lapangan.
Meski belum meninjau langsung lokasi bencana, Prabowo disebut terus memantau perkembangan penanganan gempa setiap hari. Informasi mengenai kondisi terkini diperoleh melalui laporan para menteri, Kepala Basarnas, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pemerintah juga menegaskan penanganan di lapangan tetap menjadi prioritas. Berbagai kebutuhan mendesak warga terdampak terus ditangani, termasuk evakuasi dan distribusi logistik.
Baca Juga :
Pemerintah Kirim 65 Ton Logistik Tambahan ke NTTSementara itu, pemerintah telah mengerahkan berbagai moda transportasi untuk mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah terdampak. Logistik disalurkan melalui jalur udara, laut, dan darat.
Hingga hari kelima pascagempa, pemerintah telah mengirimkan 253 ton logistik ke NTT. Bantuan tersebut mencakup makanan, minuman, tenda keluarga, tenda pengungsi, serta perlengkapan kesehatan.
Tambahan 65 ton logistik juga diberangkatkan menggunakan lima pesawat dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu 19 Agustus 2026. Bantuan kemudian disalurkan melalui dua posko utama di Labuan Bajo dan Maumere untuk menjangkau sejumlah wilayah terdampak.
Kepastian waktu kunjungan Prabowo ke NTT masih menunggu perkembangan situasi dan kesiapan di lapangan. Pemerintah memastikan penanganan tanggap darurat tetap menjadi prioritas utama.




