KRI Bung Hatta Dikerahkan Angkut Bantuan Korban Gempa ke Manggarai NTT

okezone.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai pada Selasa 18 Agustus 2026. Kapal berlayar dari Pelabuhan Labuhan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai.

Pada pelayaran ini, KRI Bung Hatta mengangkut dukungan logistik berupa paket bantuan Presiden Prabowo Subianto, paket sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta beberapa bantuan donasi dari masyarakat.

"Setelah KRI Bung Hatta bersandar di Pelabuhan Reok, dukungan logistik ini selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Transportasi laut dipilih untuk mempercepat dukungan logistik tiba di wilayah terdampak," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dikutip Rabu (19/8/2026).

Baca Juga :
Breaking News! Korban Jiwa Akibat Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

Selain KRI Bung Hatta, dalam penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS) yang merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT.

Baca Juga :
Aktivitas Gunung Ili Lewotolok di NTT Meningkat, Alirkan Lava Sejauh 1.200 Meter Usai Gempa M7,7

Dalam upaya pendistribusian logistik yang merata ke seluruh wilayah terdampak gempa M7,7, BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga titik, yaitu di Jakarta, Labuhan Bajo, dan Maumere.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Tangkap 2 Pelaku Penipuan Email, Bikin Perusahaan AS Rugi USD 350 Ribu
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Ciri-Ciri Meterai Tempel Palsu yang Wajib Diwaspadai
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Dinilai Sudutkan Personal, Basri Kajang Polisikan Saksi Sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa
• 17 jam laluterkini.id
thumb
Walah! Plt Bupati Pati Salah Baca Teks Pancasila saat HUT RI ke-81 Viral, Kini Minta Maaf: Kurang Enak Badan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BeauPicks: Rekomendasi Tas Kerja Muat Laptop dari Brand Lokal
• 5 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.