JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua APKASI periode 2025-2030, Bursah Zarnubi, menilai diperlukan formula baru agar pemerintah pusat tetap dapat menjalankan program prioritas, tetapi daerah juga memiliki ruang fiskal yang cukup.
Salah satu yang diusulkan adalah perubahan skema bagi hasil.
Bursah juga mengusulkan agar daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam mendapatkan ruang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan daerah, mulai dari sawit hingga batu bara.
Bursah mengusulkan mekanisme penerimaan tertentu berdasarkan produksi komoditas di daerah. Menurut Bursah, skema tersebut akan membuat pemerintah daerah memiliki ruang untuk menyusun kekuatan fiskalnya sendiri.
Namun, Bursah juga mengakui persoalan daerah bukan hanya terletak pada besaran anggaran Transfer ke Daerah (TKD).
Ia menilai pemerintah daerah juga harus memiliki strategi dan inovasi.
Bursah menilai ketergantungan terhadap TKD dapat membuat pemerintah daerah kehilangan dorongan untuk berinovasi.Bagi Bursah, peningkatan kemandirian fiskal daerah harus berjalan bersamaan dengan reformulasi TKD.
Usulan tersebut mendapat respons dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bahtra Banong.
Bahtra mengatakan aspirasi mengenai TKD memang terus disampaikan pemerintah daerah kepada Komisi II DPR RI.
Bahtra menilai salah satu kunci penyelesaian persoalan fiskal daerah adalah mengubah pola penyusunan APBD agar lebih berbasis pada potensi daerah.
Menurut Bahtra, besarnya dana transfer tidak akan otomatis membuat daerah berkembang jika tidak dibarengi perubahan pola pikir dan inovasi pemerintah daerah.
Sementara itu, Pakar Otonomi Daerah Prof. Djohermansyah Djohan mengingatkan pemerintah agar tidak hanya melihat persoalan TKD dari sisi efisiensi.
Jika pemangkasan terus berlanjut, kemampuan sejumlah pemerintah daerah untuk menjalankan pelayanan publik bisa semakin terbatas.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini:
https://youtu.be/8UgdIaAw_X4
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- satumeja
- anggaran
- tkd
- efisiensi





