Pria Bugil Pukuli Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Depresi Usai Ibunya Meninggal

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Yosua (23), pria tanpa busana yang memukuli sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengaku mengalami depresi setelah ibunya meninggal dunia.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, Yosua mengonsumsi minuman keras di kamar kosnya untuk melampiaskan kesedihan setelah kehilangan ibunya.

“Kan kita tanya tadi, ‘kenapa sih kamu sampai minum kayak gitu?. Alasan dia gini, dia itu ibunya baru meninggal jadi dia rasanya sedih katanya, dia depresi,’” ujarnya kepada Kompas.com saat dihubungi melalui telepon, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Pria Bugil yang Pukuli Pemotor di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa STIP Abdi Negara

Kepada polisi, Yosua mengaku dirinya sangat terpukul dengan kepergian ibunya karena belum menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN).

“Jadi maksudnya dia, ‘saya belum selesai kuliah tapi ibu udah meninggal,’ jadi dia kepikiran,” kata Nurma.

Yosua diketahui merupakan mahasiswa STIP-AN semester 6 asal Merauke, Papua.

Ia tinggal di sebuah kos di sekitar kampus yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Papua.

Di tengah kedukaannya, Yosua mengaku minum satu botol minuman beralkohol jenis Intisari di dalam kamar untuk menenangkan diri.

Namun saat diamankan polisi, Yosua mengaku tidak mengingat perbuatannya.

Baca juga: Polisi Amankan Pria Bugil yang Pukuli Pemotor di Lenteng Agung, Korban Belum Ada yang Melapor

Ia bahkan mengaku tidak tahu mengapa dirinya melepas pakaian.

“Dia kos di STIP-AN kan, ada di situ. Jadi ada kosannya buat orang-orang dari Papua, jadi ya memang di situ dia. Tiba-tiba sudah minum mungkin, terus keluar dia lepas baju karena dia bilang sih merasa gerah, panas,” ungkapnya.

Yosua juga tidak mengingat momen dan alasan dia memukul pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung pada saat kejadian.

“Enggak sadar,” dia bilang, “saya enggak tahu, saya enggak ingat,” ucapnya.

Meski demikian, Nurma menegaskan polisi masih mendalami pengakuan Yosua terkait kondisi dan motifnya.

Polisi tidak langsung mempercayai alasan yang diungkapkan Yosua tersebut begitu saja.

“Tapi masih kita dalami sih apakah betul. Kita kan kan enggak bisa percaya begitu saja motifnya kan,” imbuhnya.

Baca juga: Bukan ODGJ, Pria Bugil Ngamuk Pukuli Pemotor di Lenteng Agung Jaksel karena Mabuk

Sebagai informasi, Yosua saat ini masih diamankan di Polsek Jagakarsa selama 24 jam setelah diamankan pada Selasa kemarin.

Polisi masih mencari korban yang dipukul dalam kejadian tersebut untuk dimintai keterangan dan membuat laporan polisi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GIFA dan METEC Indonesia 2026 Hubungkan Rantai Nilai Logam Indonesia, Hadirkan Pengecoran dan Metalurgi
• 11 jam laludisway.id
thumb
Kemenkum Aceh Serahkan 25 Hak Cipta Gratis untuk Kreator Lokal
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Apple Akhirnya Menyerah Gara-Gara Ditekan Pemerintah
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aktor Korea Hong Min Gi Terseret Dugaan Kasus Kekerasan dalam Hubungan
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kubu Febrie Minta Barang yang Disita Penyidik Dikembalikan, Ini Kata Pukat UGM
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.