HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO – Bupati Wajo Andi Rosman menerima kunjungan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Rujab Bupati Wajo, Rabu (19/8/2026 Agustus.
Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf Harianto. Turut hadir Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin dan Waka Polres Wajo Kompol Andi Syamsu Lifu serta pejabat tinggi lingkup Pemkab Wajo.
Kedatangan Mayjen TNI Bangun Nawoko dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah di Wajo. Seperti di PT. Energy Equity Epic Sengkang (EEES) di Kecamatan Gilireng dan meninjau Jembatan Garuda di Kecamatan Maniangpajo.
Tak hanya itu, di Maniangpajo, Mayjen TNI Bangun Nawoko rencananya akan melaksanakan audiens dengan tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Jembatan Garuda merupakan program pembangunan jembatan perintis massal di wilayah terpencil dan terdampak bencana yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ini diluncurkan secara serentak pada 13 Agustus 2026, proyek berskala nasional ini berhasil meresmikan 3.395 titik jembatan bersamaan dengan 3.000 titik sumber air bersih di seluruh penjuru Indonesia. Salah satunya di Wajo.
Sebelumnya, jembatan gantung tersebut telah diresmikan Bupati Wajo beberapa waktu lalu. Akses tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat.
Infrastruktur itu diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses menuju permukiman, lahan pertanian, maupun fasilitas pelayanan publik.
Andi Rosman menyebut pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat dan menyentuh kebutuhan dasar warga, khususnya terkait konektivitas antarwilayah.
“Jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Kita berharap keberadaannya dapat meningkatkan akses, memperlancar mobilitas, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memperhatikan aspek keamanan serta pemeliharaan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kita mengajak masyarakat untuk menjaga jembatan ini agar dapat dimanfaatkan selama,” tutupnya. (man)





