Bitcoin Tembus USD69.700, Pasar Kripto Kembali Bergairah

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

New York: Harga bitcoin melonjak pada Rabu, 19 Agustus 2026, dan berada di jalur menuju kenaikan harian terbesar sejak awal Februari. Penguatan terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan komentar positif mengenai kripto dan mendorong Kongres mengesahkan regulasi untuk industri tersebut.

Penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor panjang turut memperbaiki sentimen pasar kripto.

Dikutip dari Investing, Kamis, 20 Agustus 2026, bitcoin naik delapan persen menjadi USD69.757. Harga tersebut merupakan level tertinggi sejak 1 Juni. Kenaikan itu menjadi kinerja intraday terbaik bitcoin sejak 6 Februari, ketika harganya melonjak lebih dari 12 persen.

Trump sebelumnya menjamu sejumlah pejabat tinggi keuangan dan CEO perusahaan kripto di Gedung Putih. Pertemuan tersebut berlangsung sehari sebelum pertemuan perdana Komite Penasihat Inovasi Commodity Futures Trading Commission (CFTC). SEC usulkan regulasi kripto baru Sentimen positif juga datang setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengusulkan aturan baru untuk menciptakan kerangka kerja bagi kontrak investasi tertentu yang melibatkan aset kripto.

Usulan yang disebut Regulation Crypto Assets tersebut mencakup dua pengecualian dari persyaratan pendaftaran sekuritas.

Salah satu pengecualian memungkinkan penerbit yang memenuhi syarat menggalang dana hingga USD5 juta dalam periode empat tahun. Sementara pengecualian lainnya mengizinkan penawaran hingga USD75 juta dalam periode 12 bulan.

Ketua SEC Paul Atkins mengatakan usulan tersebut bertujuan memberikan jalur yang lebih jelas bagi pelaku industri kripto untuk menggalang modal berdasarkan undang-undang sekuritas federal.

Baca Juga :

Dolar AS Jatuh ke Level Terendah sejak Mei

(Ilustrasi. Foto: Freepik) Yield Treasury turun Sentimen positif terhadap bitcoin juga diperkuat perkembangan di pasar obligasi. Departemen Keuangan AS mengumumkan peningkatan operasi pembelian kembali (buyback) obligasi tenor panjang.

Mulai 9 September, nilai operasi buyback obligasi tenor 10-20 tahun dan 20-30 tahun akan meningkat dua kali lipat dari USD2 miliar menjadi USD4 miliar per operasi.

Langkah tersebut mendorong aksi beli obligasi dan menekan yield Treasury tenor panjang. Yield Treasury 30 tahun turun 9,9 basis poin menjadi 5,186 persen.

Sehari sebelumnya, yield Treasury 30 tahun sempat menyentuh 5,337 persen, level tertinggi sejak Juni 2007.

Penurunan yield Treasury turut membantu memperbaiki sentimen di pasar keuangan. Namun, kekhawatiran terhadap inflasi masih membayangi investor, terutama akibat kenaikan harga minyak dan meningkatnya penerbitan utang perusahaan teknologi besar untuk membiayai pembangunan infrastruktur kecerdasan artifisial (AI). Harga Altcoin kompak menguat Kenaikan Bitcoin diikuti sebagian besar aset kripto lainnya. Ether, mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, melonjak 19,7 persen menjadi USD2.288,49.

XRP naik 12 persen menjadi USD1,1229, sedangkan BNB menguat 4,8 persen. Cardano dan Solana masing-masing naik 9,7 persen dan 12,4 persen.

Di kelompok memecoin, Dogecoin naik delapan persen. Sementara itu, $TRUMP melonjak 20,2 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Anggaran | SAPA MALAM
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
PLN, Pertamina hingga Telkom Turun Tangan Bantu Korban Gempa NTT
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketua PWNU Aceh: Gus Rozin Punya Pengalaman Teruji, Siap Pimpin PBNU
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
FPTI Gelar Mini Kompetisi Pelatnas Panjat Tebing Indonesia, Persiapan Jelang Asian Games 2026
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen Prabowo Duduk Sejajar dengan Jokowi di HUT ke-81 RI Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.