JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat melonjak tajam, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru kembali ambruk hingga menutup sesi perdagangannya pada Rabu (19/08) lalu dengan melemah sebanyak 55,71 poin, atau setara dengan 0,86 persen ke level 6.394,12.
Dilansir dari data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, pelemahan ini turut dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-1.21 persen) dan Consumer Cyclicals (-1.05 persen).
Di sisi lain, hal serupa juga turut terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang terpantau kembali ambruk di perdagangan Rabu lalu.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 balik melemah sebanyak 3,56 poin, atau menurun sebesar 0,56 persen ke level 627,47.
BACA JUGA:Dana Asing dan IHSG
Harga Minyak Kembali NaikMenurut Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, pelemahan tersebut turut dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar akan kembali melonjaknya harga minyak dunia.
Dalam hal ini, harga minyak Brent kembali naik 26 sen atau 0,29 persen menjadi USD 91,28 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 37 sen menjadi USD 85,31 per barel.
Sentimen negatif disebabkan kekuatiran pelaku pasar akan naiknya harga minyak dunia akibat belum adanya kesepakatan damai antara Iran dan AS," tutur Priyambada.
Kendati begitu, candle terakhir IHSG terpantau ditutup dengan membentuk black spinning top, atau masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Kamis (20/08) ini akan mengalami penguatan.
BACA JUGA:Menguat di Penutupan, IHSG Akhiri Perdagangan di Level 6.463
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,347 dan resistance pada level 6,449 dengan kecenderungan menguat," ujar Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk) - BUY
- Resistance : 650-675
- Support: 590
- Stoploss: 585
- Target: 720
- 1
- 2
- »





