Prabowo Diperingatkan: Kemarahan Rakyat Era Ini Beda dan Lebih Berbahaya

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat Kebijakan Publik, Syukur Mandar, memperingatkan Presiden Prabowo Subianto bahwa kemarahan rakyat di era sekarang lebih berbahaya dibandingkan era sebelumnya.

Menurut Syukur, Prabowo hanya memiliki waktu sekitar dua bulan sebelum kepemimpinannya genap dua tahun pada 20 Oktober 2026 untuk melakukan perbaikan nyata, termasuk merombak Kabinet Merah Putih.

Syukur mengusulkan agar komposisi kabinet diisi 60 persen kalangan profesional sesuai kompetensi, dan 40 persen dari partai politik.

"Menurut saya ya sisa 2 bulan ini. 1 bulan lebih kan dia genap 2 tahun kan. Kalau dia tidak melakukan itu menurut saya enggak ada harapan lagi. Dan kalau enggak ada harapan ya harus mawas diri," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Kamis (20/8).

"Karena menurut saya kemarahan rakyat di era ini beda dengan kemarahan rakyat di era sebelumnya. Agak beda. Percaya sama saya? Lebih berbahaya," tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pengamat politik mendesak Prabowo untuk melakukan reshuffle kabinet. Desakan ini menguat seiring dengan rilis data survei yang menunjukkan penurunan signifikan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah.

Baca Juga: '80-90% Menteri Tidak Loyal pada Presiden Prabowo'

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga kini belum ada rencana reshuffle. Jika pun ada perubahan, fokus utamanya bukan mengganti menteri, melainkan mengisi posisi  yang sedang kosong.

"Sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih. Sekali lagi kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong. Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas," ucap Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Jalan Jongkok, USU Tegaskan PKKMB Maba 2026 Fokus Pengenalan Kampus
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Karang Taruna Nasional Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Kejuaraan Dunia BWF 2026: Ada 8 Wakil Indonesia Tampil di 16 Besar
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Baznas-Kemendukbangga Kolaborasi Hadirkan Program Peningkatan Kesejahteraan Mustahik
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
207 Ton Beras & 6.000 Liter Migor Disalurkan untuk Korban Gempa Flores
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.