Acara internasional seperti konser Andrea Bocelli di Borobudur membuktikan kekuatan ekosistem terpadu dalam menyatukan warisan budaya, keramahan.
IDXChannel - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) tengah mentransformasi Borobudur untuk mewujudkan visinya sebagai destinasi spiritual, budaya, dan ziarah kelas dunia.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, acara internasional seperti konser Andrea Bocelli di Borobudur membuktikan kekuatan ekosistem terpadu dalam menyatukan warisan budaya, keramahan, dan konektivitas global Indonesia di panggung dunia.
"Sekaligus memperkuat citra bangsa (nation branding) Indonesia melalui budaya dan pariwisata,” kata Maya dikutip Rabu (20/8/2026).
Dia menambahkan, Borobudur merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus aset nasional yang strategis untuk meningkatkan posisi Indonesia di pariwisata global. InJourney menargetkan Borobudur berkembang sebagai destinasi spiritual, budaya, dan ziarah kelas dunia dengan tetap menjaga kelestarian warisannya.
Dalam tiga tahun terakhir, InJourney telah melakukan transformasi kawasan Borobudur seluas 80 hektare, antara lain melalui penataan ulang akses masuk dan keluar pengunjung di Kampung Seni Borobudur, Kujon. Kawasan tersebut juga menjadi pusat bagi lebih dari 2.000 pelaku UMKM.
Transformasi juga mencakup penerapan konsep pariwisata hijau melalui penggunaan kendaraan listrik serta pengaturan kuota kunjungan ke area candi bersama Kementerian Kebudayaan.
"Pengaturan tersebut memungkinkan pengembangan pengalaman wisata seperti kunjungan saat matahari terbit, terbenam, hingga rencana kunjungan tengah malam saat bulan purnama," katanya.
Maya menegaskan transformasi Borobudur tidak hanya mengejar peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga nilai ekonomi dan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.
"Tren belanja wisatawan per orang spending per pax dalam setahun terakhir meningkat, seiring dengan meningkatnya dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya Desa Borobudur," katanya.
(Kidung Dhia Fardheena)





