Dari Palue ke Maumere, Evakuasi Korban hingga Perawatan di Tenda Darurat

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Angin bertiup kencang saat beberapa helikopter hendak mendarat di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (20/8/2026). Pulau tersebut terdampak gempa cukup parah akibat gempa magnitudo 7, 7 mengguncang daerah itu.

Saat itu, ada dua helikopter turun di sana. Satu milik Polri yang mengantar berbagai barang dan logistik. Sedangkan satu lagi milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hendak menjemput korban, seorang nenek yang mengalami patah tulang akibat tertimpa bangunan.

Sejumlah orang lantas membawa nenek itu ke atas helikopter BNPB. Tidak lama, helikopter itu kembali terbang. Kali ini, tujuannya adalah Bandara Frans Seda Maumere.

Sekitar 20 menit kemudian, helikopter itu pun tiba di Maumere. Tiba di bandara, petugas kembali berjibaku mengevakuasi korban luka itu ke dalam mobil ambulans menuju Rumah Sakit TC Hillers.

Namun, akibat kondisi darurat, korban tidak bisa langsung dirawat di dalam gedung rumah sakit. Dia terpaksa dirawat dalam tenda darurat yang berdiri di halaman rumah sakit.

Seperti banyak bangunan lain di Maumere, Rumah sakit itu juga terdampak akibat gempa pada Sabtu (15/8/2026) itu. Hingga kini, gempa susulan masih terus terjadi.

Namun, hal itu tidak mengurangi dedikasi paramedis dan petugas lain untuk menghadirkan rasa kemanusiaan di tengah keterbatasan fasilitas dan kondisi yang belum sepenuhnya pulih.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ki Danu Bunuh Tetangga gegara Batas Tanah di Tasikmalaya
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kabinet Bayangan dan Batas Imajinasi Oposisi Masyarakat Sipil
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK agendakan pemeriksaan WNA pada kasus dugaan pemerasan izin tinggal
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Menhub Evaluasi Besar-besaran Aturan Kapal Penumpang, Ini Bocorannya
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.