Pantau - Iran menyambut positif tawaran Rusia untuk memfasilitasi dialog antara Teheran dan negara-negara Teluk Persia di tengah memburuknya hubungan kawasan sejak konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel pecah pada akhir Februari 2026.
Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengatakan Teheran siap bekerja sama dengan Moskow dalam upaya memperbaiki hubungan Iran dengan negara-negara tetangganya.
Pernyataan tersebut disampaikan Jalali dalam wawancara dengan RIA Novosti sebagaimana diberitakan pada Kamis (20/8/2026).
Iran Siap Bekerja Sama dengan Rusia"Tentu kami sangat menghargai peran dan upaya Rusia dalam memperbaiki hubungan kami dengan negara-negara tetangga dan memandang positif hal tersebut," kata Jalali.
"Kami menyambut baik peran apa pun yang dimainkan oleh sahabat-sahabat kami di Rusia dalam upaya meningkatkan hubungan antara Iran dan negara-negara tetangganya, dan kami siap bekerja sama dalam hal ini," imbuhnya.
Jalali mengatakan Iran memandang Rusia sebagai sahabat sejati ketika Teheran menghadapi situasi sulit dan tidak meragukan iktikad baik Moskow.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Alimov menyatakan negaranya siap memfasilitasi penyelesaian persoalan antara Iran dan negara-negara Arab serta menyediakan wadah dialog bagi kedua pihak.
Rusia, menurut Alimov, tidak berniat memaksakan diri untuk terlibat dalam proses tersebut.
Hubungan Iran dan Negara Teluk MemburukHubungan Iran dengan sejumlah negara Arab di kawasan Teluk memburuk setelah konflik dengan AS dan Israel dimulai pada akhir Februari 2026.
Ketegangan meningkat setelah Iran merespons serangan AS dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS yang berada di sejumlah negara kawasan.
Tawaran Rusia membuka jalur fasilitasi diplomatik bagi Iran dan negara-negara Teluk untuk melakukan dialog di tengah ketegangan tersebut.




