Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Pelemahan Dolar Imbas Buyback Obligasi

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Kamis (20/8/2026), menjadi Rp17.810 per dolar AS.

Lukman Leong analis mata uang Doo Financial menerangkan, penguatan nilai rupiah seiring pelemahan dolar AS akibat buyback obligasi.

“Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang,” kata Lukman, melansir Antara.

Penguatan rupiah juga terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (19/8/2026) kemarin.

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Kamis.(ant/kir/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak yang Disandera KKB
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Emas Tersimpan di Rumah Warga RI Diproyeksi 1.800 Ton, Setara Rp 4,47 Kuadriliun
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kemlu Siapkan Pemulangan 2 ABK WNI Korban Serangan Kapal di Yaman
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Semarak HUT Ke-81 RI, Masmindo Dwi Area Dukung Pelayanan Kesehatan dan Beri Penghormatan kepada Veteran
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Mendagri Cek Posko Tanggap Darurat Gempa di Sikka, Pendataan Kerusakan Dipercepat
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.