Jakarta, ERANASIONAL.COM – Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui gelaran pesta rakyat di Istana Merdeka, Monas, hingga Bundaran HI berdampak positif bagi penggerak ekonomi lokal.
Suasana Istana Negara yang biasanya sarat protokoler ketat berubah hangat. Sebanyak 1.200 UMKM kuliner lokal dilibatkan untuk menyajikan santapan gratis bagi ratusan ribu warga yang memadati kawasan Istana Merdeka sejak pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
Pelataran belakang Istana dipenuhi gerobak jajanan lokal. Pengunjung bebas berfoto, menikmati rindangnya pepohonan, serta menyapa para petugas Paspampres yang menyambut warga dengan ramah.
“Kami merasa bangga terpilih dari sekian banyak UMKM. Kami mendapat pesanan 1.100 porsi, terbagi 700 porsi pagi dan 400 porsi sore,” ujar Dyah Seraya, salah satu pelaku UMKM.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, seluruh hidangan yang disajikan pada Pesta Rakyat HUT RI ini murni dipasok oleh para pelaku usaha kecil.
“Jadi semua makanan yang disajikan hari ini (17/08) adalah makanan-makanan yang berasal dari UMKM,” ungkap Prasetyo Hadi.
Prasetyo menambahkan, pedagang yang terlibat tidak hanya berasal dari asosiasi binaan, tetapi juga merangkul pelaku usaha mandiri dari berbagai kelompok masyarakat.
Pada gelaran pesta rakyat itu beragam kuliner khas disajikan gratis, mulai dari Soto Mie, Es Krim Ragusa, hingga jajanan tradisional seperti kerak telor, kembang tahu, dan es teler.
Selain sajian kuliner gratis, pesta rakyat di Istana Merdeka juga dilengkapi dengan wahana pasar malam, permainan anak, hingga parade kendaraan hias hingga malam hari.
Kemeriahan HUT ke-81 RI ini membuktikan Istana Merdeka tidak hanya membuka diri bagi rakyat, tetapi juga menjadi motor penggerak roda ekonomi masyarakat kecil.





