Viral Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Salah Ucap Pancasila saat Upacara HUT RI

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Viral Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Salah Ucap Pancasila saat Upacara HUT RINasional | inews | Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:33Dengarkan Berita

PATI, iNews.id - Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meminta maaf setelah salah membaca teks Pancasila saat memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Pati. Kesalahan pengucapan tersebut viral di media sosial dan menuai perhatian publik.

Insiden terjadi saat Chandra membacakan teks Pancasila dalam upacara kemerdekaan pada Senin (17/8/2026). Saat membacakan sila kedua, dia mengucapkan kalimat yang tidak sesuai dengan teks asli Pancasila.

Sila kedua yang seharusnya berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" justru terucap menjadi "Keadilan yang Adil dan Beradab." Setelah itu, Chandra tetap melanjutkan pembacaan sila ketiga hingga sila kelima sesuai teks Pancasila.

Saat dikonfirmasi, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengakui kondisi tubuhnya kurang fit sebelum mengikuti upacara HUT RI. Dia menyebut sejak pagi mengalami keringat dingin sehingga kondisi fisiknya tidak maksimal saat memimpin upacara.

Baca Juga:Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur

"Saya sendiri juga kondisinya lagi gak enak badan. Pagi harinya sudah keringat dingin. Posisinya 17 Agustus saya harus kuat, tapi ternyata fisik manusia tidak bisa, kalau memang kondisinya akhirnya blank, itu di luar prediksi kami," ujar Chandra, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat konsentrasinya terganggu saat membacakan teks Pancasila.

"Saya mengucapkan mohon maaf ke masyarakat Pati, seluruh masyarakat Indonesia, sekali lagi itu tidak sengaja. Memang kondisinya, posisi bener-bener kurang enak badan, sehingga konsentrasinya kurang," katanya.

Chandra mengatakan kejadian tersebut menjadi pembelajaran penting bagi dirinya. Dia berharap insiden tersebut menjadi evaluasi agar lebih fokus dalam menjalankan tugas, terutama dalam momen penting kenegaraan.

"Ini jadi pelajaran yang sangat berarti buat saya agar fokus," ucapnya.

Atas kesalahan tersebut, Chandra kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pati dan masyarakat Indonesia. Dia menegaskan kesalahan membaca teks Pancasila tersebut terjadi bukan karena kesengajaan, melainkan akibat kondisi kesehatan yang kurang baik saat upacara berlangsung.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Gandakan Buyback Obligasi untuk Redam Lonjakan Imbal Hasil
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Persebaya Mulai Waspada, Bernardo Tavares Soroti Masalah Ini Jelang Hadapi Bhayangkara FC
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Cerita Lirih Korban Gempa NTT Belum Dapat Bantuan
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Kasus Silmy Karim, KPK Ungkap Sita Aset Senilai Rp150 Miliar
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Langkah Selanjutnya yang Akan Dilakukan Sarwendah & Ruben Onsu Usai Mediasi Gagal
• 19 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.