Indonesia Menggandeng Jerman Produksi MMS untuk Ibu Hamil demi Menekan Stunting

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Kesehatan menggandeng Pemerintah Federal Jerman dan PT Bayer Indonesia untuk memproduksi secara lokal Suplemen Mikronutrien Ganda (MMS) bagi ibu hamil sebagai upaya menekan angka stunting di Indonesia.

MMS merupakan suplemen khusus ibu hamil berstandar global UNIMMAP yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial serta dinilai lebih efektif dibandingkan tablet tambah darah biasa dalam mencegah stunting.

Kemenkes Targetkan MMS Menjangkau Ibu Hamil di Seluruh Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan fasilitas produksi lokal di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, berperan penting dalam menjaga ketersediaan MMS bagi ibu hamil.

"Kehadiran fasilitas produksi MMS lokal di Cimanggis ini adalah kunci krusial untuk memastikan setiap ibu hamil di pelosok Nusantara mendapatkan nutrisi terbaik secara konsisten," ujar Dante.

Menurut Dante, pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat agar akses terhadap MMS berkualitas dapat menjangkau calon ibu secara merata di Indonesia.

Pemerintah menempatkan penyediaan suplemen tersebut sebagai langkah preventif untuk mendukung terwujudnya generasi bebas stunting.

Dukungan juga disampaikan Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan yang menyebut kolaborasi tersebut sebagai bentuk investasi berkelanjutan bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

"Melalui kebijakan pembangunan ini, kami ingin terus membangun jembatan kerja sama yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak," kata Reem.

Bayer Investasikan Rp99 Miliar dan Siapkan Produksi 1,2 Miliar Tablet

PT Bayer Indonesia menginvestasikan Rp99 miliar untuk mengembangkan riset dan lini produksi MMS di fasilitas Cimanggis.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1,2 miliar tablet MMS setiap tahun untuk membantu memenuhi kebutuhan sekitar 4,9 juta ibu hamil di Indonesia per tahun.

Produksi dari fasilitas Cimanggis juga diproyeksikan untuk diekspor ke 42 negara.

Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis Priscilla Silvan Praritza memastikan kesiapan perusahaan menyediakan MMS berstandar dunia sekaligus menjalankan kegiatan produksi yang ramah lingkungan.

Pabrik tersebut telah dilengkapi panel surya atap seluas 1,66 hektare yang mampu memenuhi 43 persen kebutuhan energi operasional fasilitas.

Penggunaan energi bersih tersebut juga mampu memangkas emisi karbon hingga 2.073 ton setiap tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banggar DPR Sebut Pilihan Destry-Aida Tegaskan Komitmen Jaga Independensi BI
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi Rp 20,7 Miliar
• 23 jam lalukompas.com
thumb
IFRA 2026 Digelar Mulai 28 Agustus, Target Transaksi CapaiRp 3,5 Miliar
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Industri AMDK Punya Standar Internal Ketat Jaga Keamanan Galon Guna Ulang
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.