Polisi Terjunkan Tim Bebaskan Sembilan Remaja Diculik Separatis Papua

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MIMIKA — Kepolisian di Mimika, Papua Tengah memastikan untuk membebaskan sembilan anak-anak dan remaja perempuan yang diculik dan hingga kini dalam penyanderaan kelompok separatis bersenjata di Distrik Jila.

Kapolda Papua Tengah Brigadir Jenderal (Brigjen) Jeremias Rontini mengatakan, otoritasnya memerintahkan Polres Mimika untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi.

Baca Juga
  • BEI Ubah Harga Saham Terendah dari Rp 50 Jadi Rp 1, Saham Rp 11-Rp 200 ARA 35 Persen
  • Polisi Sebut Sembilan Remaja Papua Diculik Separatis Papua, Begini Respons Jubir OPM
  • Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, GP Ansor Komitmen Dukung Pemerintahan

Dia juga memastikan kepolisian akan mengambil tindakan hukum terhadap para gerombolan separatis yang melakukan penculikan dan penyanderaan tersebut.

“Upaya sedang dilakukan. Kapolres Mimika sudah menyiapkan tim dan olah TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan langkah-langkah ke arah situ (penyelamatan dan evakuasi),” kata Brigjen Jeremias saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Kamis (20/8/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Namun kata dia hingga saat ini satuan dari Polres Mimika yang akan diberangkatkan ke Distrik Jila masih terkendala transportasi. “Kendala saat ini, penerbangan ke (Distrik) Jila yang masih terkendala,” ujar dia.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak agar aparat keamanan memastikan keamanan seluruh warga di Papua.

Terkait dengan kabar penculikan dan penyanderaan sembilan anak-anak dan remaja perempuan itu, Komisioner Komnas HAM Uli Parulian Sihombing menegaskan kecamannya atas aksi-aksi pihak manapun yang menjadikan masyarakat sipil di Papua sebagai target.

Apalagi kata dia, jika benar penculikan dan penyanderaan itu dilakukan terhadap anak-anak dan remaja perempuan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT Bantu Korban Gempa
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
601 Kecelakaan Kapal Terjadi hingga Agustus 2026, Basarnas: 239 Orang Meninggal
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Jabar Tapaki Usia 81 Tahun, Layanan bagi Masyarakat Semakin Maksimal
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Antisipasi Kemarau, Pemkot Makassar Siapkan 13 SPAM Baru
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Uji Coba Jempol Trans Rute Pondok Cabe-Alam Sutera, Tarif Rp 15.000
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.