Medan, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pria menyeret hingga menganiaya wanita di pinggir jalan di Kecamatan Belawan, Kota Medan viral di media sosial.
Dalam video berdurasi singkat yang viral tersebut, pria itu diduga sedang menyeret wanita di pinggir jalan raya. Bahkan pelaku tampak sambil marah-marah hingga sempat memukul korban.
Hingga kini, pelaku berhasil ditangkap polisi setelah mendapatkan laporan terkait adanya aksi dugaan penganiayaan terhadap wanita di pinggir jalan.
Kanit PPA Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, Ipda Anci Sinaga mengungkap identitas pria tersebut berinisial EFS (21) sebagai sopir angkutan umum (angkot). Pelaku juga merupakan pacar korban inisial EW (23).
"Pelaku bekerja membawa angkutan umum," ujar Anci, Kamis (20/8/2026).
Lebih lanjut, Anci menjelaskan motif peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan EFS. Saat itu pelaku sedang bekerja sebagai sopir angkot.
Di tengah itu, hubungan keduanya mendadak tegang akibat kecurigaan dugaan perselingkuhan. Pelaku pun geram apabila korban memiliki pria lain.
"Pelaku terpancing emosi karena tuduh korban berselingkuh," terang Anci.
Emomsi pelaku memicu pertengkaran hebat di pinggir Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (16/8/2026) malam. Keduanya bahkan sempat saling adu mulut hingga berujung aksi penganiayaan.
"Pelaku dan korban cekcok mulut. Lalu terjadilah penyeretan yang dilakukan pelaku dengan korban seperti yang viral di media sosial," jelasnya.
Pria yang Seret Pacar di Pinggir Jalan Medan Ditangkap- Polres Pelabuhan Belawan
Kejadian ini terekam dalam sebuah video viral di media sosial. Hal tersebut mendorong pihak kepolisian langsung menangkap pelaku pada Selasa (18/8/2026) dini hari.
Kabar penangkapan pelaku diungkap langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo. Sebab, polisi dengan cepat melakukan penyelidikan sehingga berhasil meringkus EFS.
"Petugas berhasil mengamankan EFS yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban EW," ungkap Agus.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku menyampaikan pengakuan bahwa dirinya tidak menafikkan kejadian viral tersebut. Ia tidak membantah dirinya menjambak hingga menyeret korban.
Penyebab pelaku diduga melakukan aksi kekerasan tersebut dipicu karena emosi. Ia juga membalikkan kecurigaannya bahwa korban berselingkuh dengan pria lain.




