Karyawan Kukusan Desa di Jakbar Dilaporkan, Diduga Bawa Kabur Motor, HP, dan Uang Operasional

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang karyawan usaha makanan sehat Kukusan Desa dilaporkan ke polisi setelah diduga membawa sejumlah inventaris kantor dan uang operasional saat meninggalkan tempat kerjanya.

Pemilik Kukusan Desa sekaligus pelapor, Yohanes Lesmana, mengatakan karyawan bernama Wahrudin atau yang akrab disapa Udin itu juga diketahui memiliki sejumlah utang. Utang tersebut bahkan ditagihkan oleh pihak bank keliling kepada Yohanes selaku pemilik usaha.

Baca juga: Eks Pegawai Bank Keliling yang Dianiaya di Tangerang Ajukan Perlindungan ke LPSK

"Karyawan saya namanya Udin, Wahrudin namanya. Nah, dia adalah leader di Kukusan Dari Desa, di daerah Cengkareng. Nah, dia udah saya kasih inventaris motor operasional, Honda Vario. Kemudian pada tanggal 17 (Agustus 2026) ini dia ninggalin mess, jam 11 siang," jelas Yohanes saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2026).

Menurut Yohanes, Udin telah bekerja di usaha tersebut selama sekitar empat bulan.

"Kalau kerjanya, dia baru sekitar empat bulan kerja," kata Yohanes.

Ditagih Bank Keliling

Yohanes mengatakan, persoalan mulai muncul ketika sejumlah pihak bank keliling datang menagih utang Udin kepadanya.

"Permasalahan berikutnya adalah banyak bank keliling yang dateng nih," kata Yohanes.

Berdasarkan keterangan dari pihak bank keliling, kata Yohanes, Udin disebut mengaku sebagai pemilik Kukusan Desa saat mengajukan pinjaman.

"Nah jadi banyak Bank Keliling, Bank Keliling lah kita sebutnya. Jadi dia punya tagihan, punya tagihan itu ada Rp 1,5 juta dan Rp 2,2 juta," jelas dia.

Baca juga: 5 Pelaku Penganiayaan Eks Karyawan Bank Keliling di Tangerang Ditangkap, Korban Masih Trauma

Tak hanya kepada bank keliling, Udin juga disebut meminjam uang kepada sejumlah pemasok atau supplier yang biasa bekerja sama dengan Kukusan Desa.

"Kemudian dia minjem duit ke supplier-supplier kita. Itu atas nama usaha kita," ungkap Yohanes.

Menurut Yohanes, supplier tersebut tidak menaruh curiga karena Udin memang dipercaya untuk mengelola operasional usaha.

"Dia (supplier) enggak curiga karena kan memang kondisinya dia memang biasa pegang usaha kita gitu, dari Kukusan Desa ini," tambah Yohanes.

Tinggalkan Mess Bawa Inventaris

Selain persoalan utang, Yohanes mengatakan Udin diduga membawa sejumlah barang inventaris dan uang operasional ketika meninggalkan mess pada 17 Agustus 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan karyawan lain, Udin meninggalkan mess sekitar pukul 11.00 WIB dengan membawa jaket, sepatu, dan helm yang juga merupakan inventaris kantor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Flores, Sejumlah Kampus Surabaya Kirim Tim Medis dan Berikan Relaksasi Kuliah
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa
• 17 jam laludetik.com
thumb
Warga "Pas-pasan" Masuk Desil Atas, Airlangga Sebut Sedang Bongkar Ulang Data Bansos
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Peristiwa 20 Agustus: Pembangunan Jembatan Suramadu hingga Estonia Merdeka
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.