REPUBLIKA.CO.ID, TAPANULI SELATAN, – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memberikan penekanan keras kepada seluruh personel agar tidak terlibat dalam aktivitas judi daring maupun pinjaman daring ilegal. Langkah ini diambil untuk mencegah kerugian materiil dan psikis bagi anggota, sekaligus menjaga citra positif institusi Polri.
Penekanan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) yang rutin digelar. Pelaksana Tugas Kepala Seksi (Plt Kasi) Propam Polres Tapanuli Selatan, Ipda Afran Praja Siregar, menegaskan bahwa pengawasan internal ini krusial untuk memastikan setiap personel mematuhi aturan yang berlaku.
"Gaktiblin merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan setiap personel mematuhi aturan dan menjaga marwah Polri," ujar Ipda Afran di Tapanuli Selatan, Kamis.
Dampak Merusak Judi dan Pinjol Ilegal
Ipda Afran mengingatkan bahwa keterlibatan dalam judi daring dan pinjaman daring ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian finansial bagi diri sendiri dan keluarga. Lebih jauh, perilaku menyimpang tersebut dinilai sangat berpotensi mencemarkan nama baik institusi Polri di mata masyarakat.
Selain fokus pada larangan judi dan pinjol, Propam juga memberikan perhatian khusus pada etika bermedia sosial. Seluruh personel diimbau untuk bijak dalam menggunakan platform digital dan senantiasa menjaga etika sebagai anggota Polri, baik di ruang publik maupun di ruang digital.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Setiap personel harus bijak dalam menggunakan sosial media, dan selalu menjaga etika sebagai anggota Polri," tegas Ipda Afran.
Pemeriksaan Disiplin Berkelanjutan
Dalam kegiatan Gaktiblin tersebut, Propam Polres Tapanuli Selatan tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap sikap tampang dan kelengkapan administrasi personel. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk meminimalisir pelanggaran disiplin.
Ipda Afran menambahkan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap personel akan dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini merupakan komitmen untuk mewujudkan personel Polres Tapanuli Selatan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga perilaku dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
"Setiap anggota harus mampu menjaga perilaku, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.