VIVA –Terbangun di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi merupakan hal yang cukup umum, terutama setelah usia 40-an tahun. Jika hanya sesekali terjadi, hal ini mungkin tidak lebih dari sekadar gangguan kecil. Namun, jika kebiasaan tersebut terjadi secara rutin, misalnya terbangun satu atau dua kali dalam semalam beberapa kali dalam seminggu atau bahkan setiap malam, kondisi tersebut biasanya perlu diperhatikan.
Salah satu penyebab yang paling mungkin adalah pembesaran prostat. Gejala pembesaran prostat umumnya mulai muncul sekitar usia 50 tahun. Namun, pada sebagian pria, gejala tersebut dapat muncul lebih dini, sekitar usia 35-40 tahun, tergantung faktor genetik dan faktor lainnya.
Selain prostat ada beberapa penyebab lain pria usia 40an lebih sering berkemih di malam hari. Berikut ini ulasannya seperti melansir laman Newyorkurologyspecialist, Jumat 21 Agustus 2026.
1. Produksi urine berlebih pada malam hari
Produksi urine yang berlebihan pada malam hari atau nocturnal polyuria lebih sering terjadi pada pria lanjut usia. Kondisi ini terjadi ketika ginjal menghasilkan lebih banyak urine pada malam hari.
Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya hormon antidiuretik (ADH) atau vasopresin, yaitu hormon yang membantu tubuh mengatur jumlah air yang dikeluarkan melalui urine. Kondisi ini juga dapat terjadi pada penderita gagal jantung kongestif karena produksi urine pada malam hari meningkat.
2. Kandung kemih terlalu aktif
Kandung kemih yang terlalu aktif dan memiliki kapasitas yang kecil juga dapat menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan pembesaran prostat, tetapi dapat disebabkan oleh berbagai faktor lainnya. Masalah tersebut tidak hanya dialami pria lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada pria yang lebih muda.
3. Terlalu banyak minum sebelum tidur
Kebiasaan minum banyak cairan sebelum tidur juga dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil. Beberapa pria terbiasa minum teh, air putih, atau minuman beralkohol, termasuk bir, sebelum tidur.
Minuman tersebut dapat meningkatkan produksi urine. Minuman beralkohol, seperti bir, bahkan memiliki efek diuretik yang membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak urine. Karena itu, tidak mengherankan jika seseorang kemudian terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.





