Mimika, ERANASIONAL.COM – Kepolisian Resor Mimika tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden penyanderaan warga yang diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Selasa (18/8/2026).
Aksi penyerangan tersebut berujung pada penembakan seorang warga hingga tewas serta diculiknya sembilan orang perempuan ke dalam area hutan.
Dua Warga Sempat Melakukan Perlawanan
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menjelaskan bahwa awalnya rombongan KKB menargetkan 11 orang warga lokal.
Namun, dua di antaranya yakni Neregingget dan anaknya, Inkolung memilih untuk menolak dan melawan saat hendak dibawa pergi.
Perlawanan tersebut direspons secara brutal oleh para pelaku.
“Berdasarkan laporan awal, sang ibu tewas di tempat akibat luka tembak, sementara anaknya dilempar oleh kelompok tersebut ke dalam jurang,” ujar AKBP Alredo dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Sembilan Korban Dibawa Masuk ke Hutan
Sementara itu, sembilan orang lainnya yang seluruhnya merupakan perempuan berhasil diamankan dan dibawa paksa oleh KKB ke arah kawasan hutan setempat.
Identitas para korban perempuan yang dibawa mencakup NW (17), AM, NA, OM, YS (18), MN (15), WK (18), IO (18), serta MN (13).
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa salah satu korban, NW, saat ini sedang dalam kondisi hamil muda.
Selain itu, tiga di antara korban penculikan tersebut masih berstatus sebagai murid Aekolah Dasar (SD).
Saat ini tim gabungan aparat keamanan terus memantau pergerakan kelompok tersebut serta mengumpulkan informasi di lapangan guna melakukan langkah penyelamatan terhadap para korban. []





