Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/MA/SMK/sederajat sudah dibuka dan masih berlangsung hingga 27 September 2026. Di tengah masa pendaftaran tersebut, muncul pertanyaan yang cukup mengganjal bagi murid, yakni bagaimana jika sudah terdaftar sebagai peserta didik, tetapi memilih tidak mengikuti TKA?
Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM Kemendikdasmen) memastikan siswa tidak perlu khawatir. TKA bukan ujian yang wajib diikuti seluruh siswa dan hasilnya juga tidak menentukan kelulusan.
"TKA hadir sebagai salah satu bagian dalam perjalanan belajar peserta didik. Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan," tulisnya, dikutip dari akun Instagram @litbangdikbud.
Dengan kata lain, keikutsertaan dalam TKA bersifat pilihan. Siswa yang merasa belum siap tetap diperbolehkan untuk tidak mendaftar maupun mengikuti tes tersebut.
Baca Juga: MBG Harus Lebih Baik! Bos BGN Ultimatum Kepala SPPG: Jam Kerjanya...
"Tenang, Sobat Belajar. Tes kemampuan akademik bersifat opsional dan bukan penentu kelulusan," tegas BKPDM.
BKPDM bahkan menekankan siswa tidak perlu memaksakan diri mengikuti TKA apabila merasa belum siap menghadapi tes.
"Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut," ungkap BKPDM.
Tidak mengikuti TKA juga tidak akan membuat siswa mendapatkan sanksi ataupun mengalami kerugian akademik dalam hal kelulusan. Namun, bagi siswa yang memilih ikut, hasil tes tersebut dapat memberikan manfaat tambahan untuk perjalanan pendidikan maupun karier.
Nilai TKA dapat dimanfaatkan sebagai tambahan portofolio atau menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk melalui jalur SNBP maupun jalur mandiri. Hasil tersebut juga dapat digunakan sebagai bagian dari pertimbangan di dunia kerja.
Karena itu, siswa yang sudah mantap mengikuti TKA disarankan mempersiapkan diri dengan baik. Tes tersebut bukan sekadar ujian, tetapi juga dapat menjadi gambaran mengenai capaian akademik peserta didik.
"Namun, perlu diingat kalau kamu memilih ikut, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya! TKA ini hadir untuk memotivasi kamu meningkatkan capaian akademik," kata BKPDM.
Dengan pendaftaran yang masih dibuka hingga 27 September 2026, siswa kini memiliki pilihan untuk menentukan apakah ingin mengikuti TKA sesuai kesiapan masing-masing. Yang perlu digarisbawahi, tidak ikut TKA bukan berarti gagal atau tidak lulus sekolah, karena tes tersebut memang bersifat opsional.





