Setelah sukses melahirkan serial Gadis Kretek, sutradara Kamila Andini dan produser Ifa Isfansyah kembali berkolaborasi dalam proyek ini. Langkah mereka turut didukung oleh jajaran tim di balik layar Gadis Kretek, meliputi sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, serta editor Ahmad Fesdi Anggoro. Kepulangan Penuh Misteri dan Ketegangan Dalam cuplikan yang baru dirilis, film Empat Musim Pertiwi menampilkan kembalinya tokoh Pertiwi (Putri Marino) ke tanah kelahirannya usai menghilang selama dua dekade. Kepulangan Pertiwi justru disambut dengan prasangka oleh penduduk setempat, bahkan kedua orang tuanya sendiri tampak enggan menerimanya.
Tindak-tanduknya terus dipantau di tengah bayang-bayang amarah, kekecewaan, serta kepahitan terpendam, hingga ia seolah-olah hendak diusir dari sana. Visual yang disuguhkan dalam teaser trailer ini kian menguatkan kesan misterius dan penuh teka-teki lewat alur yang memicu ketegangan.
Sebelumnya, pihak rumah produksi juga telah memublikasikan official teaser poster yang menyoroti karakter Pertiwi secara jarak dekat. Pendekatan fokus tunggal ini mengajak audiens menyelami pergolakan batin sang tokoh utama saat mengarungi fase-fase kehidupannya.
Kamila Andini mengatakan bahwa para penonton bisa mengintip kehidupan Pertiwi melalui teaser trailer yang telah dirilis pada 19 Agustus 2026 tersebut.
“Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apapun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apapun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri,” ujar Kamila Andini dalam keterangan resminya.
Baca Juga :
Fadly Faisal dan Fiki Naki Jadi Korban Teror Misterius di Paket Santet“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek,” jelas Ifa Isfansyah.
Baca Juga :
Kristo Immanuel Jalani Tes Jongkok demi Peran di Operasi Pesta CopetEmpat Musim Pertiwi menceritakan tentang keputusan sulit Pertiwi untuk kembali ke kampung halaman usai 20 tahun berkelana, meski ia sadar kehadirannya tidak diinginkan—bahkan di dalam rumahnya sendiri. Kendati demikian, ia memiliki dorongan kuat untuk berhadapan dengan tiap fase dalam hidupnya, melintasi masa-masa kelam di balik jeruji besi hingga perlahan menemukan kembali harapan yang sempat redup.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)





