Kebakaran Paseban Jakpus di Gang Sempit: Lansia Digendong Keluar Rumah, Ada yang Nekat Lompat

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses evakuasi warga berlangsung menegangkan saat kebakaran melanda permukiman di RT 008 dan RT 009 RW 002, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 19.50 WIB.

Sebab, sebagian besar warga yang tinggal di kawasan terdampak merupakan warga lanjut usia (lansia).

Ketua RW 002, Ismail, mengatakan, kepanikan terjadi ketika api mulai membesar di kawasan permukiman yang memiliki gang sempit dan bangunan yang berdempetan.

Baca juga: Lari Aja, Pakai Sandal atau Enggak, Enggak Tahu, Warga Panik Selamatkan Diri Saat Kebakaran Paseban

"Di situ kebanyakan lansia, terutama di RT 009. Karena mereka lihat api sudah membesar, ya langsung menyelamatkan diri masing-masing," ujar Ismail saat ditemui di posko pengungsian, Jumat.

Menurut Ismail, sejumlah warga bahkan nekat menyelamatkan diri dengan cara berisiko karena panik melihat kobaran api.

"Ada yang panik sampai nekat lompat dari lantai atas. Beruntung tidak ada korban jiwa," katanya.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 15 Rumah di Paseban Jakpus, Api Muncul dari Lantai Atas

Lansia dievakuasi dengan digendong

Kepanikan juga dirasakan Nyai, salah satu lansia yang menjadi korban kebakaran.

Nyai mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya ketika mendengar teriakan warga yang memperingatkan adanya kebakaran.

"Pas keluar rumah, orang-orang sudah teriak 'Api! Api!'. Baju tidak ada yang sempat dibawa, cuma ambil tas isi berkas BPJS," kata Nyai.

Dia mengatakan, situasi semakin panik setelah terdengar suara ledakan.

Baca juga: Kebakaran di Paseban Jakpus Hanguskan 15 Rumah, 32 KK Terdampak

"Suasana panik sekali, sempat terdengar ledakan dua kali. Saya lari nyeker tidak sempat pakai sandal sampai ke tempat aman," ujarnya.

Warga juga saling membantu mengevakuasi lansia yang memiliki keterbatasan fisik.

Jubaedah, warga setempat, mengatakan ada lansia yang tidak mampu berjalan sehingga harus digendong keluar dari rumah.

"Ada lansia yang tidak bisa jalan dan hanya bisa duduk, itu langsung digendong keluar rumah," ujar Jubaedah.

Baca juga: Kebakaran di Paseban Jakpus Hanguskan 15 Rumah, 32 KK Terdampak

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat ini, warga yang terdampak kebakaran telah mengungsi di posko pengungsian yang berada di SDN Paseban 05 Pagi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Memastikan Ekosistem Halal Siap Hadapi Penerapan Wajib Halal Oktober 2026
• 7 jam lalupantau.com
thumb
bank bjb Buka Early Access Jersey PERSIB 2026/2027, Nasabah Bisa Dapat Akses Eksklusif
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Usai Pencarian 5 Jam, Pemancing Tenggelam di Tambak Putatlor Gresik Ditemukan Meninggal
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Wali Kota Appi Apresiasi Panin Expo 2026, Jadi Ruang Kolaborasi Dorong Ekonomi dan Investasi Makassar
• 22 jam laluharianfajar
thumb
BNPT Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Radikalisme di Ruang Digital
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.