HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Kabar duka saat ini sedang menyelimuti Kabupaten Takalar. Mantan wakil Bupati Takalar periode 2012-2017
H.M. Natsir Ibrahim, meninggal dunia, Jumat, 21 Agustus.
Mantan Wakil Bupati Takalar yaang akrab disapa H. Nojeng itu mengembuskan napas terakhir di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle.
Rumah sakit tersebut berada di Jl Ince Husain Daeng Parani, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Direktur RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle, dr Ruslan Ramli, membenarkan kabar tersebut kepada Harian Fajar.
Konfirmasi itu disampaikan dr Ruslan melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 13.02 WITA. Ia mengatakan, H.M. Natsir Ibrahim baru masuk ke rumah sakit pada Jumat pagi.
“Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pukul 12.21 WITA,” kata dr Ruslan.
Terkait penyebab meninggalnya Haji Nojeng, dr Ruslan menyebut terdapat permasalahan pada jantung.
“Permasalahan di jantung,” ujarnya singkat.
H.M. Natsir Ibrahim merupakan salah satu tokoh politik lokal yang pernah memimpin Takalar sebagai wakil bupati.
Ia menjabat Wakil Bupati Takalar periode 2012-2017 mendampingi Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin.
Natsir Ibrahim lahir pada 1967 dan dikenal luas dengan sapaan Haji Nojeng. Pantauan terkini, jenazah H.M. Natsir Ibrahim dibawa menggunakan mobil ambulans dari RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle.
Ambulans membawa jenazah dari arah utara menuju selatan melalui wilayah Kabupaten Takalar. Jenazah kemudian dibawa menuju kediaman keluarga di Dusun Soreang, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.
Kabar meninggalnya Haji Nojeng menjadi duka bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Takalar.
Hingga berita ini diterbitkan, jenazah dalam perjalanan menuju kediaman keluarga di Kabupaten Gowa, tepatnya di Desa Soreang, Kecamatan Bontonompo Selatan. (mgs)





