Danantara Indonesia menyiapkan skema pembiayaan rumah dengan uang muka atau down payment (DP) mulai 1 persen dan tenor hingga 30 tahun dalam Danantara Housing Expo 2026. Skema ini salah satunya menyasar generasi Z agar bisa memiliki hunian sejak usia muda.
Senior Director Sector Specialist Property & Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Badrsyah, mengatakan Gen Z berusia di bawah 30 tahun dapat memanfaatkan tenor panjang agar cicilan bisa selesai sebelum masuk usia pensiun.
“Kalau Gen Z dengan usia di bawah 30 tahun dia start untuk melakukan kredit, jadi diharapkan sebelum usia pensiunnya sudah selesai, dan DP itu hanya 1 persen. Jadi kalau nilai unitnya, boleh kita ambil contoh Rp 250 juta atau Rp 300 juta, dengan Rp 3 juta DP dia sudah bisa memiliki hunian,” kata Dian saat konferensi pers Danantara Housing Expo di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).
Menurut Dian, untuk hunian dengan harga sekitar Rp 300 juta, cicilannya berada di kisaran Rp 1 jutaan per bulan. Tingkat suku bunga yang ditawarkan mulai dari 2,75 persen untuk 3 tahun pertama.
“Dan cicilannya kalau dia harga unitnya Rp 300 jutaan, itu cicilannya cuma 1 jutaan," ucapnya.
Pre-Sales Tembus Rp 500 MDian membeberkan hingga saat ini, sebanyak 880 unit telah masuk dalam transaksi awal dengan nilai lebih dari Rp 500 miliar.
“Jadi ini angka-angka yang sangat menarik, yang terlihat bahwa animo masyarakat akan adanya Danantara expo ini sangat baik,” kata Dian.
Di tempat yang sama, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan khusus BRI, pengajuan KPR yang masuk untuk program tersebut telah mencapai sekitar Rp 180 miliar per 21 Agustus 2026.
“Jadi walaupun exponya dimulai tanggal 27 Agustus, pre-sales itu mulai awal-awal Agustus. Bid sekarang sudah masuk tuh Rp 180 miliar per hari ini,” jelasnya.
Danantara Housing Expo 2026 berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta. Program ini merupakan dukungan Danantara terhadap program 3 juta rumah.
Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara, Rohan Hafas, mengatakan pameran digelar di 4 hall dengan total luas sekitar 20.000 meter persegi. Sebanyak lebih dari 100 developer akan berpartisipasi, terdiri dari 12 developer BUMN dan selebihnya developer swasta.
Total hunian yang ditawarkan mencapai lebih dari 100 ribu unit. Pilihannya mencakup rumah tapak, apartemen, hunian berbasis transit oriented development (TOD), hingga hunian untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non-MBR.
“Kita ingin membuat housing expo ini the biggest housing expo yang pernah ada. Karena lebih dari 130 ribu rumah akan tersedia di sana,” ujarnya.
Hunian yang ditawarkan tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan berbagai segmen pasar.
Pembiayaan dalam expo tersebut didukung oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Suku bunga yang ditawarkan mulai 2,75 persen dengan tenor maksimal 30 tahun.
Selain bisa mendapat DP mulai 1 persen, konsumen juga bisa memperoleh pembebasan biaya administrasi dan provisi selama pameran. Kemudian skema pembiayaan tersebut diseragamkan di seluruh bank Himbara.





