Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta aarga melaporkan panti asuhan berkedok rumah, untuk mencegah tindakan asusila usai kasus pencabulan pengasuh panti terhadap penghuni remaja disabilitas.
Ia menyebut, sudah minta dinas sosial me-monitoring seluruh panti dan menutup yang tidak punya izin.
Eri minta warga melaporkan ke pemkot, jika ada panti asuhan di sekitarnya yang berkedok rumah.
“Saya juga balik lagi meminta tolong warga Surabaya ada panti yang berkedok rumah, kan, kita juga enggak tahu, nih. Kalau ada seperti ini tolong disampaikan karena hal seperti ini tidak diperbolehkan. Juga hal-hal yang lainnya untuk mencegah yang perbuatan-perbuatan asusila,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Surabaya sudah memanggil pemilik Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes, tempat pengasuh tersangka pencabulan terhadap penghuni remaja disabilitas kemarin, Kamis (20/8/2026).
Hasilnya, panti terbukti tidak memiliki izin dan data administrasi penghuninya, sehingga hari ini, Jumat (21/8/2026) Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes mencopot semua atribut panti dan memastikan tidak ada aktivitas penitipan dan pengasuhan. (lta/iss)




