Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan upaya penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Karimun, Kepulauan Riau. Narkotika tersebut diselundupkan menggunakan kapal asing.
Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan temuan narkotika cair tersebut terungkap setelah tim gabungan memeriksa salah satu awak kapal. Serta menemukan cairan mencurigakan dari ruang rahasia di salah satu kontainer.
"Cairan tersebut positif metamfetamin atau sabu cair," kata Seto, dikutip dari Breaking News Metro TV, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca Juga :
Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu, Sahroni: Usut Jaringannya
"Mereka dipimpin oleh kapten kapal, ATK," kata Seto.
Adapun barang bukti yang disita yaitu 2,6 ton sabu cair. Rinciannya yaitu delapan drum sabu cair yang masing-masing seberat 200 liter, serta satu water tank berkapasitas satu ton.
"Dengan demikian, berat total bruto mencapai 2.600 liter atau 2,6 ton," kata Seto.
Kepala BNN Suyudi Ario Seto. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
Selain itu, tim gabungan menyita 1.570.000 batang rokok ilegal asal Cina, 15 handphone, sembilan buku paspor, satu unit gawai satelit, satu unit alat pelacak, satu unit laptop, dan satu unit tablet iPad.




