tvOnenews.com - Kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI) tengah bertransformasi menuju standar kota global modern. Melalui pembangunan perluasan lorong bawah tanah (extended concourse) Stasiun MRT Bundaran HI, kawasan pusat bisnis Jakarta ini bakal memiliki pusat belanja, hiburan, dan ruang ekspresi komunitas bawah tanah pertama yang tak kalah canggih dari Singapura.
Department Head Commercial PT MRT Jakarta (Perseroda), Ricky Agung Kresna Putra, menjelaskan bahwa ruang publik seluas 4.439 meter persegi ini akan menawarkan pengalaman (experience) baru bagi masyarakat karena menjadi destinasi komersial underground pertama di Indonesia.
"Untuk keterlibatan UMKM masih memungkinkan sekali. Areanya disiapkan sekitar 24 sampai 25 titik retail, dan pilar-pilar ini akan digunakan sebagai tempat pameran. Di pojok sana juga disediakan sebagai area activation, kolaborasi dengan komunitas seperti bazaar," ujar Ricky di area pembangunan extended concourse, Rabu (19/8/2026).
"Sebenarnya ini kan yang pertama ya, belum pernah ada mini mall atau destination center di underground. Ini experience baru dan hal yang unik karena belum pernah ada sebelumnya," lanjutnya.
- tvOne/Summaya Adnan
Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Faktor Keselamatan
Sementara itu, Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), Ferdiansyah Roestam, menegaskan bahwa lorong bawah tanah yang dibangun di kedalaman 18 meter ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang hingga 17.000 orang saat MRT Fase 2 beroperasi penuh.
Menurut Ferdiansyah, keberadaan extended concourse tak sekadar difungsikan sebagai sarana konektivitas antarmoda, tetapi juga mengutamakan keamanan serta kenyamanan para penglaju.
"Extended concourse memang didesain supaya dia yang pertama bisa memenuhi safety factor jika terjadi hal-hal emergency. Yang kedua, meningkatkan layanan publik supaya tidak terjadi bottlenecking. Dan yang ketiga, area itu bisa menjadi multifungsi untuk mendukung mobilitas orang," tutur Ferdiansyah.
Proyek extended concourse senilai Rp200 miliar ini ditargetkan rampung pada Mei 2027 dan siap diresmikan bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada Juni 2027 mendatang.(chm)




