Drama transfer musim panas kembali memanas setelah Atletico Madrid dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Arsenal untuk melepas penyerang mereka, Julian Alvarez. Namun, kepindahan bomber asal Argentina ini menemui jalan buntu karena sang pemain menolak pinangan klub London Utara tersebut demi menunggu tawaran dari Barcelona.
Atletico sejatinya telah membuka pintu bagi The Gunners untuk merampungkan proses transfer, bahkan kesepakatan ini dikabarkan berpotensi melibatkan skema pertukaran pemain. Kendati demikian, Alvarez bergeming dan tetap memegang teguh impian masa kecilnya untuk berseragam Blaugrana, membuat situasi di internal Atletico kini menjadi rumit.
Ambisi Arsenal Terganjal Hasrat Pribadi Sang StrikerMenurut laporan dari media Spanyol Mundo Deportivo, Atletico Madrid terbuka untuk melepas Alvarez demi meredakan ketegangan yang mulai mengganggu situasi tim di bawah asuhan Diego Simeone. Manajemen Atletico bahkan bersedia memproses proposal dari Arsenal yang juga disebut-sebut melibatkan nama striker Viktor Gyokeres dalam skema pertukaran potensial ini.
Sayangnya, manuver cepat Arsenal langsung membentur dinding tebal karena Alvarez menegaskan dirinya hanya ingin hengkang dari Metropolitano jika tujuannya adalah Barcelona. Mantan pemain Manchester City ini menganggap raksasa Catalonia itu sebagai klub impiannya, sebuah sikap yang kabarnya sudah ia tunjukkan sejak membela tim nasional Argentina di kancah internasional pada musim panas lalu.
Sikap Tegas Manajemen Atletico dan Blokade Senilai Ratusan Juta EuroDi sisi lain, Barcelona sendiri sebenarnya telah menghentikan perburuan tanda tangan Alvarez setelah tawaran fantastis mereka ditolak mentah-mentah oleh Atletico. Rojiblancos menolak proposal senilai 100 juta euro dari Barcelona di awal jendela transfer karena enggan memperkuat rival domestik mereka di La Liga.
CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, bahkan sempat menegaskan posisi klub secara publik dengan merujuk pada nilai klausul rilis Alvarez yang mencapai angka sebesar 500 juta euro.
Gil Marin menyatakan, “Kami tidak ingin mentransfernya. Kami tidak menerima tawaran 100 juta euro, dan kami juga tidak akan menerima tawaran senilai 150 juta euro atau 200 juta euro. Saya tidak ragu bahwa Atletico adalah tempat yang tepat untuk Julian dan Julian adalah penyerang tengah Atletico Madrid. Kami ingin mempertahankannya.”
Penolakan Alvarez untuk berkomitmen penuh pada klub akhirnya memicu kemarahan para pendukung setia Atletico Madrid. Dalam laga pembuka La Liga musim baru saat Atletico menang 2-0 atas Malaga, absennya nama Alvarez dari skuad memicu reaksi keras dari tribun penonton yang melayangkan siulan serta sorakan bernada permusuhan kepada sang striker.
Diego Simeone selaku manajer mencoba meredakan situasi panas tersebut dan menegaskan bahwa dirinya selalu terbuka terhadap segala kemungkinan sebelum bursa transfer resmi ditutup. Secara resmi, pihak klub berdalih bahwa Alvarez tidak masuk skuad akibat masalah kebugaran setelah berjuang hingga final Piala Dunia bersama Argentina.





