Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia Tembus 83 Orang

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah delapan menjadi 83 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, data ini merupakan hasil update terkini BNPB pada Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB.

"Jumlah yang meninggal menjadi 83 jiwa, yang semula kemarin kami sampaikan 75 jiwa, bertambah delapan jiwa," ujar Berton dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Jumat.

Baca juga: Rasa Cemas Masih Menghantui Anak-anak Manggarai Usai Gempa NTT

Berton menuturkan, penambahan delapan korban meninggal dunia tersebut ada di Kabupaten Manggarai ada dua jiwa, Kabupaten Manggarai Timur dua jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak tiga jiwa, dan Kabupaten Ngada ada satu jiwa.

"Kami tetap menyampaikan rasa belasungkawa kami yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, handai taulan, dan seluruh rakyat Indonesia, masyarakat Indonesia yang turut berdukacita," ucap dia.

Sedangkan, jumlah korban yang luka bertambah menjadi 986 jiwa, yang semula dilaporkan 907 jiwa.

"Warga yang mengungsi hari ini bertambah lagi, yang semula kami sampaikan 92.735 jiwa per kemarin, hari ini bertambah menjadi 110.785 jiwa, atau bertambah 18.050 jiwa," kata Berton.

Baca juga: BNPB: Korban Meninggal akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 78 Orang, 95.831 Mengungsi

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut juga merusak rumah-rumah warga dengan rincian yang terdata pada hari ini sebanyak 44.946 unit.

Rinciannya, 17.176 unit rumah rusak berat, 9.758 rusak sedang, dan 18.013 rusak ringan.

Data rumah warga yang terdampak akan terus memutakhirkan dari kategori tingkat kerusakannya.

"Di Manggarai Barat ada 3.050 unit rusak berat, di Manggarai ada 3.146 unit, di Manggarai Timur 5.962 unit. Ini adalah tiga terbesar dampak rumah rusak berat akibat gempa," tutur Berton.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PDIP Bisa Bangun Poros Alternatif Jika Prabowo-Gibran Lanjut Maju Berpasangan di Pilpres 2029
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi V Soroti 601 Kecelakaan Kapal, Dorong Standar Keselamatan Diperketat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Cegah Korupsi, Wamendagri Tekankan Pentingnya Integritas Kepala Daerah
• 17 jam laludetik.com
thumb
Viral! Debt Collector Masuk Kolong Mobil di GBK, Diduga Gesek Nomor Rangka
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Kasih Kode, Omoda O4 Bakal Dibanderol Rp400 Jutaan
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.