PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) meraih fasilitas pinjaman dari pemegang saham pengendali, Kasikornbank Public Company Limited senilai USD341 juta.
IDXChannel - PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk atau KBank Indonesia (BMAS) meraih fasilitas pinjaman dari pemegang saham pengendali, Kasikornbank Public Company Limited. Nilai fasilitas pinjaman bilateral tersebut mencapai USD341 juta atau setara Rp6 triliun.
Direktur Utama & Pjs Direktur Bisnis PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk, Kasemsri Charoensiddhi melaporkan bahwa fasilitas pinjaman tersebut memilik tenor sampai dengan 2 tahun yang berlaku sejak tanggal penarikan dan bunga SOFR plus margin sesuai kondisi pasar yang berlaku.
"Transaksi pinjaman bilateral ini dilakukan untuk mendukung likuiditas tenor jangka panjang dan menunjang penyaluran kredit kepada nasabah," katanya dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/8/2026).
Sebagai informasi, dari total limit fasilitas pinjaman itu, sebesar USD235 juta telah memiliki undlying berdasarkan perjanjian yang dilakukan secara bertahap.
Kasemsri menambahkan, pihaknya akan melakukan penarikan atas fasilitas pinjaman tersebut secara bertahap. "Pada tanggal 21 Agustus 2026, perseroan telah menerima penarikan pertama sebesar USD55 juta," ujarnya.
Kasikornbank Public Company Limited (KBank), salah satu bank raksasa komersial Thailand merupakan pemegang saham pengendali (ultimate shareholder) perseroan melalui anak usahanya, Kasikorn Vision Financial Company Ltd (KVF).
Saat ini, KVF memiliki 15,57 miliar saham atau setara dengan 86,03 persen saham BMAS. Tan Siew Lan, Nancy diketahui bertindak sebagai penerima manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner) dari PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk.
Hingga akhir Maret 2026, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp327 miliar. Di periode yang sama, laba bersih yang dihasilkan mencapai Rp3 miliar.
(Rahmat Fiansyah)





