Sekolah Garuda Asah Talenta Jadi Pemain Utama Pasar Dunia

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan arah jangka panjang untuk memastikan talenta Indonesia mampu bersaing hingga menjadi pemain utama di pasar dunia. Langkah strategis ini berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif Tahun 2026–2045.

Direktur Strategi & Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan masa depan Indonesia dibangun bukan hanya dari kekayaan sumber daya alam, melainkan juga dari kekuatan sumber daya manusia, kreativitas, ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi. 

Baca Juga :
1.378 Sekolah di Flores NTT Rusak Akibat Gempa M 7,7
Udara Tak Sehat Imbas Karhutla, DPR Dorong Sekolah di Kalimantan Diliburkan Sementara

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kemdiktisaintek memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan, sains, dan teknologi yang mampu menghasilkan talenta unggul serta inovasi berdampak nyata.

“Melalui semangat Diktisaintek Berdampak, pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi menjadi ruang untuk mengembangkan talenta, menghasilkan riset, melahirkan inovasi, mengembangkan teknologi, serta mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi solusi dan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Ardi dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurutnya, perguruan tinggi merupakan fondasi utama tempat lahirnya para peneliti, inovator, entrepreneur, dan talenta kreatif yang akan menjadi penggerak ekonomi Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, membangun ekonomi kreatif pada hakikatnya adalah membangun manusianya.

Menyiapkan talenta sejak dini menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui program SMA Unggul Garuda yang memperluas kesempatan bagi generasi muda bertalenta untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan berkembang menjadi talenta unggul yang siap melanjutkan pendidikan serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Ia menegaskan, talenta-talenta inilah yang nantinya akan tumbuh, berkolaborasi, melakukan riset, menciptakan inovasi, dan menghasilkan karya yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menembus pasar global.

“Dari talenta lahirlah gagasan, dari pendidikan tumbuhlah kompetensi, dari riset lahirlah inovasi, dari kreativitas terciptalah karya, dan dari karya itulah hadir dampak,” tambah Ardi.

Ia menjelaskan bahwa semangat Diktisaintek Berdampak bertujuan menghubungkan seluruh elemen pendidikan, sains, teknologi, riset, inovasi, dan talenta untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing bangsa di kancah internasional.

Baca Juga :
Orang Tua di Pontianak Harapkan Sekolah Libur karena Kabut Asap
Waka Komisi X DPR Usul Pembangunan Sekolah Darurat di NTT: Agar Proses Belajar Tetap Berjalan
Sekolah Rusak di Jakarta Bakal Direhabilitasi pada September 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Huawei Pura X View Resmi Meluncur: Layar Lebar, Bodi Tipis, Baterai 7.000 mAh
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kobarkan Semangat Pengabdian
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Honda Catat 1.939 SPK di GIIAS 2026, Brio Masih Primadona
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
TERPOPULER: Kronologi Artis EJR Dituding Melecehkan, Mantan Suami Bongkar Dugaan Perbuatan Kriminal Clara Shinta
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.