Kirim Bantuan ke NTT, Kemenhub Bebaskan Tarif Kapal PELNI 100 Persen

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Perhubungan menggratiskan pengiriman bantuan kemanusiaan dan mobilisasi petugas menggunakan kapal PELNI untuk mempercepat penanganan gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan transportasi laut tetap menjadi tulang punggung distribusi logistik dan pergerakan personel ke wilayah terdampak sejak gempa 15 Agustus 2026.

BACA JUGA:Bukan Cuma Akademik, UIN Jakarta Dorong Kesejahteraan Guru hingga Fasilitas Sekolah

"Prioritas kami adalah memastikan transportasi laut dapat mendukung penanganan bencana, baik untuk distribusi bantuan kemanusiaan maupun mobilisasi personel," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Fasilitas bebas tarif berlaku untuk bantuan logistik yang dikirim dengan kapal PSO PT PELNI. Pembebasan juga diberikan kepada personel TNI, Polri, tenaga medis, dan relawan resmi yang bertugas di lokasi bencana.

Selain itu, biaya asuransi muatan bantuan akan difasilitasi melalui dana tanggung jawab sosial PT PELNI.

Pengiriman bantuan telah dilakukan melalui KM Tidar dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju wilayah terdampak. Muatannya meliputi kebutuhan pokok, susu dan makanan bayi, serta perlengkapan lain yang dihimpun dari berbagai instansi dan masyarakat.

BACA JUGA:Kemenag Latih 480 Siswa sebagai Edukator Sebaya Cegah Pernikahan Anak

Gelombang berikutnya dari kantor pusat Kemenhub dijadwalkan berangkat dari Tanjung Priok pada 29 Agustus 2026 menuju Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang.

Di sisi lain, KN NIPA milik Distrik Navigasi Kupang telah menyalurkan sembako, air bersih, obat-obatan, selimut, dan tenda ke Pelabuhan Reo dan Maropokot. 

Kapal negara itu juga memperbaiki sarana bantu navigasi pelayaran untuk menjaga keselamatan kapal pascagempa.

Ditjen Perhubungan Laut segera melakukan kajian teknis terhadap pelabuhan yang terdampak.

BACA JUGA:Festival Kuliner Serpong 2026 Resmi Digelar, Ada Ratusan Kuliner Autentik dari Sumatera

Hasil asesmen akan menjadi dasar penetapan perbaikan dan kebutuhan anggaran melalui APBN Kementerian Perhubungan.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan bantuan kemanusiaan dapat didistribusikan dengan baik melalui dukungan transportasi laut," ujar Masyhud.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung: Panggilan dan Pemeriksaan Febrie Selang 2 Hari Tak Langgar Ketentuan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Gedung Bapenda Jakarta Kembali Terbakar, Api dari Ruang Arsip Lantai 11
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenhub Gratiskan Pengiriman Bantuan Gempa NTT lewat Kapal Pelni
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Data Center Rusak Bumi-Bikin Warga Sengsara, Singapura Punya Solusinya
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sorot Gugatan Praperadilan Kubu Eks Jampidsus, Pengamat: Penyitaan dan Penggeladahan Aset Bisa Batal Demi Hukum
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.