Kapolri Kirim 3.500 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Polri menyiapkan 3.500 paket bantuan sembako dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut mulai dikemas di Mako Batalyon B Pelopor, Manggarai Barat, Jumat (21/8).

Ketua Logistik Polda NTT Kombes Pol Edwar Jacky Tofani mengatakan proses packing dilakukan oleh personel Mabes Polri, Polda NTT, dan Polres Manggarai Barat.

“Jadi kami jelaskan bahwa pada malam hari ini, kami tim satgas dari Mabes Polri berkolaborasi dengan satgas di Polda dengan polres sedang melaksanakan kegiatan packing dari sembako bagian dari bantuan dari Bapak Kapolri. Dan ini merupakan bagian dari proses kelanjutan dari proses pengiriman, kemudian proses penyimpanan sampai pada nanti kita akan distribusi,” kata Edwar di Mako Den B Brimob, Manggarai Barat, Jumat (21/8).

Sebanyak 3.500 paket tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok yang siap digunakan masyarakat. Bantuan di antaranya berupa mi instan, teh celup, gula, beras, dan minyak goreng.

“Jumlah dari seluruh bantuan ini sejumlah 3.500, 3.500 paket yang di dalamnya terurai menjadi paket-paket sembako yang mudah di—istilahnya siap saji, mudah digunakan langsung, di antaranya adalah mi instan, kemudian ada teh celup, ada gula. Tetapi di dalamnya juga terselip ada beras dan juga minyak goreng. Ini tentu diharapkan bisa langsung mendukung bagaimana masyarakat yang membutuhkan langsung bisa menggunakan,” ujarnya.

Edwar menjelaskan, Polri menyiapkan lima gudang untuk mendukung penyaluran bantuan. Tiga gudang berada di Manggarai Barat, satu di Kupang, dan satu lainnya di Polres Sikka sebagai gudang cadangan.

“Sehingga dengan demikian ketika ini sudah terkumpulkan, maka tim satgas yang ada di sini mengurai berdasarkan identifikasi kebutuhan maupun daerah-daerah yang dibutuhkan dan langsung kita menyasar pada sasaran. Dalam hal ini diharapkan semua bantuan yang sudah disiapkan bisa sampai tepat sasaran,” katanya.

Bantuan kali ini rencananya dikirim ke wilayah hukum Polres Nagekeo dan Polres Ngada. Sebelumnya, bantuan sebanyak 3.500 paket juga telah disalurkan ke wilayah Polres Manggarai dan Polres Manggarai Timur.

Proses pengemasan melibatkan sekitar 40 personel gabungan, termasuk polisi wanita, polisi laki-laki, dan personel Brimob. Sebanyak 10 truk bantuan dijadwalkan berangkat pada Sabtu (22/8) menuju Nagekeo dan Ngada.

“Direncanakan besok akan diberangkatkan 10 truk, 10 truk bantuan ke wilayah Nagekeo dan juga wilayah Ngada. Dan ini merupakan atensi yang harus segera kita distribusi mengingat beberapa informasi dari masyarakat yang perlu kita tindak lanjuti secepatnya gitu,” kata Edwar.

Dia menyebut Kapolri meminta bantuan tersebut segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di titik-titik yang dinilai kritis.

“Tentu yang disampaikan adalah agar barang-barang paket bantuan sosial ini bisa sampai tepat sasaran, bisa tiba di tempat dengan selamat, dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Diharapkan bisa membantu pada titik-titik yang betul-betul kritis. Ini yang menjadi bagian daripada tahap pertama operasi ini. Yaitu diharapkan semua titik-titik kritis bisa terpenuhi bantuannya, masyarakat segera bisa dapat langsung mendapatkan bantuan ataupun pertolongan,” tutupnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belanja Kebutuhan Harian Makin Pindah ke E-commerce, Transaksi Rp 88 Triliun
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Lewat Mekaar Inspiraksi, PNM Dorong Kolaborasi Nasabah dan Karyawan untuk Berdaya
• 12 jam laludisway.id
thumb
Semarak HUT ke-81 RI: Karnaval Busana Daerah dan Fashion Show Warnai Perayaan di Mercure Surabaya Grand Mirama
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Kemenhut Periksa Kasus Kebakaran 25 Hektare Hutan Produksi di Sumatra Selatan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca Guna Tanggulangi Karhutla di Kalimantan
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.