Serangan Udara Militer Myanmar Tewaskan 14 Orang di Biara Buddha

kompas.tv
23 jam lalu
Cover Berita
Arsip. Sebuah bangunan yang rusak di rumah sakit yang diduga terkena serangan udara militer di kota Mrauk-U di negara bagian Rakhine, Myanmar, Kamis, 11 Desember 2025. (Sumber: Wai Hun Aung via AP)

BANGKOK, KOMPAS.TV — Serangan udara militer Myanmar pada Jumat (21/8/2026) menghantam sebuah biara Buddha di wilayah Sagaing, Myanmar tengah.

Peristiwa ini menewaskan 14 orang yang sedang mengikuti retret meditasi selama sepekan. Informasi tersebut disampaikan kelompok oposisi dan seorang warga setempat.

Serangan terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Desa Swel Le Oh, Kotapraja Myaung, sekitar 75 kilometer sebelah barat Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar.

Juru bicara Civil Defence and Security Organization of Myaung Township (CDSOM), Nway Oo, mengatakan, 14 orang termasuk tiga perempuan tewas dan 20 lainnya terluka setelah sebuah pesawat tempur menjatuhkan bom di kompleks biara desa.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan juga mengonfirmasi jumlah korban kepada The Associated Press. Menurutnya, pesawat tempur tersebut menjatuhkan dua bom dengan jeda sekitar 15 menit.

Baca Juga: Myanmar Tolak Seruan ASEAN untuk Bebaskan Aung San Suu Kyi

Bom kedua merusak sebuah rumah di dekat biara. Lebih dari 100 orang diketahui sedang mengikuti retret meditasi selama sepekan.

Warga tersebut mengatakan salah satu kerabatnya tewas dalam serangan itu. Setelah memakamkan jenazah para korban, warga kemudian melarikan diri ke wilayah permukiman terdekat.

Serangan Udara Meningkat

Serangan terhadap biara tersebut merupakan bagian dari kekerasan yang terus berlangsung di Myanmar sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari 2021. 

Baca Juga: Pemimpin Myanmar yang Didukung Militer Tiba di Thailand untuk Cari Legitimasi Politik

Kudeta tersebut memicu gerakan perlawanan bersenjata yang kemudian berkembang menjadi perang saudara di berbagai wilayah Myanmar. 

Militer Myanmar selama bertahun-tahun melakukan operasi untuk menghancurkan kelompok-kelompok yang menentang kekuasaannya, termasuk pasukan pro-demokrasi dan kelompok bersenjata etnis. 

Serangan udara menjadi salah satu metode utama yang digunakan militer dalam operasi tersebut.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

Sumber : The Associated Press

Tag
  • militer myanmar
  • serangan udara myanmar
  • perang saudara
  • militer serang biara
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan KPK Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Suasana Sekolah di Palangka Raya di Tengah Kabut Asap Karhutla
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
48 Hari Karhutla Kalimantan, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan Tangani Kebakaran
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Pemadaman Listrik Berskala Luas Landa Libya Timur, Penyebab Belum Diketahui
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.