Rumah Nyaris Ambruk dan Tak Punya Kamar Mandi, Nasib Keluarga Nuriyah Berubah Berkat Kapolri

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, VIVA – Rumah yang ditempati Nuriyah bersama suami dan lima anaknya di Kampung Kabasiran RT 02/RW 04, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan.

Dinding rumah sudah rapuh dan nyaris ambruk. Celah-celah pada bangunan juga membuat angin malam mudah masuk hingga anak-anak Nuriyah kerap kedinginan.

Baca Juga :
Qodari Harap Proyek Hunian Terjangkau Manggarai Tepat Sasaran bagi Masyarakat yang Membutuhkan
Kapolri dan Titiek Temui Korban Gempa Manggarai, Negara Pastikan Warga Tak Sendirian

“Dindingnya sudah mau bocor sampai mau ambruk. Anak-anak selalu kedinginan setiap malam karena angin masuk dari celah-celah rumah,” ujar Nuriyah.

Kondisi keluarga tersebut semakin sulit karena rumah mereka tidak memiliki kamar mandi. Untuk mandi hingga buang air, Nuriyah dan keluarganya harus menumpang ke rumah tetangga.

Kini, persoalan tersebut tak lagi mereka hadapi. Rumah Nuriyah telah direnovasi melalui Program Bedah Rumah Kemerdekaan Polda Metro Jaya dan kini dilengkapi kamar mandi.

Perubahan itu membuat keluarga Nuriyah bisa menjalani aktivitas sehari-hari di rumah sendiri dengan kondisi yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Nuriyah pun mengaku bersyukur. Dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kapolri atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya, serta kepada Kapolda Metro Jaya dan seluruh pihak yang membantu renovasi rumah tersebut.

“Sekarang rumah kami sudah sangat layak huni dan nyaman. Kami tidak perlu menumpang lagi ke rumah tetangga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga seluruh kebaikan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan rezekinya dilipatgandakan,” tutur Nuriyah.

Kondisi yang dialami keluarga Nuriyah menjadi gambaran persoalan hunian yang menjadi perhatian dalam program tersebut. Polda Metro Jaya telah merenovasi 35 rumah warga yang tersebar di 12 wilayah Polres jajaran. Seluruh rumah yang menjadi sasaran program telah selesai diperbaiki dan siap ditempati keluarga penerima manfaat.

Renovasi tidak dilakukan dengan pola yang sama, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan setiap rumah. Perbaikan mencakup struktur dan bagian utama bangunan hingga fasilitas dasar.

Pada sejumlah rumah, perbaikan juga menyentuh fasilitas sanitasi, termasuk pembangunan atau pembenahan kamar mandi yang sebelumnya belum memadai.

Rumah-rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan, kebocoran, kondisi bangunan rapuh, hingga keterbatasan fasilitas kini diubah menjadi hunian yang lebih layak.

Baca Juga :
Momen Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri, Ada Apa?
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Perusakan Rumah Rais Syuriah MWC NU di Cimenyan
Kapolri Ungkap Sejumlah Pelaku Karhutla Diamankan, Satu Orang Bakar 12 Hektare Lahan di Berau

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saldo Simpeda Rp75 Triliun, Asbanda Ungkap Tantangan Baru BPD
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
El Rumi Terseret Isu EJR di Media Sosial, Pengacara Minta Publik Hati-hati
• 21 jam laluintipseleb.com
thumb
Kiai Uye Sebut Pelaku Perusakan Rumahnya Kerap Buat Onar di Arcamanik Bandung
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Bertolak ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Terbaru! Situasi Jambi-Kalimantan Selatan Buntut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.