Jakarta: Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah ketidakpastian ekonomi global dinilai menjadi sinyal positif. Khususnya bagi tingkat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
“Perkembangan pasar modal belakangan ini tentu positif. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, stabilitas pasar perlu diiringi dengan penguatan fondasi dan kualitas pasar modal secara berkelanjutan,” ujar anggota Komisi XI DPR Fathi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca Juga :
IHSG Ditutup Menguat 24 Poin ke Level 6.525
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IHSG sepanjang Juli 2026 menguat 10,51 persen secara bulanan (month-to-month) hingga menyentuh level 6.236,13, dengan resiliensi serta likuiditas pasar modal yang tetap terjaga.
Fathi mengapresiasi kinerja OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam melakukan reformasi struktur pasar modal. Langkah tersebut meliputi penguatan ketentuan free float, transparansi struktur kepemilikan saham, hingga peningkatan integritas tata kelola.
“Pasar modal yang besar harus dibangun di atas integritas dan transparansi. Karena itu, reformasi struktur dan tata kelola menjadi langkah penting agar perkembangan pasar berlangsung secara sehat,” ucap Fathi.
Ilustrasi BEI. Foto: Dok. Istimewa.
Legislator Fraksi Demokrat tersebut juga menyambut baik langkah OJK yang aktif menjalin komunikasi terbuka dengan investor global. Termasuk rencana peningkatan minimum free float secara bertahap hingga 15 persen.
“Komunikasi yang terbuka kepada investor, disertai reformasi yang konkret, merupakan langkah yang tepat. Investor perlu mengetahui arah kebijakan dan perubahan yang sedang dilakukan,” ujar Fathi.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah investor domestik harus dimanfaatkan sebagai modal utama pendalaman pasar keuangan nasional. Fathi berharap momentum penguatan indeks ini dapat memperbesar peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan dunia usaha dan investasi produktif.
“Pasar modal tidak hanya soal pergerakan indeks. Yang lebih penting adalah bagaimana pasar mampu mendukung pembiayaan dunia usaha, mendorong investasi, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” kata Fathi.




